Ini Hal-hal yang Ditekankan dalam Operasi Patuh Candi 2021

SEMARANG (iPOLICENews) – Polrestabes Semarang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi yang berlangsung di halaman Mapolrestabes Semarang, yang diikuti oleh personel Polrestabes Semarang, Denpom IV/5 Semarang, Kodim 0733 / BS Semarang, Dishub Kota Semarang, dan Sat Pol PP Kota Semarang, Senin (20/9/2021).

Operasi Patuh Candi 2021 sendiri dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga D.P. Nugraha menyampaikan, tema operasi ini adalah ‘Mari Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalu Lintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19 Serta Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Yang Mantap’, dimana permasalahan di bidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Terlebih saat ini Pemerintah memberikan kelonggaran untuk aktivitas masyarakat, namun dengan syarat vaksinasi, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Berbeda dengan Operasi Patuh Candi pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini tidak berorientasi pada tilang, namun diarahkan pada pola pre-emtif dan preventif yang berupa tindakan simpatik humanis,” kata Iga.

“Tujuannya untuk penurun level PPKM di masing-masing wilayah; dimana pola operasi yang awalnya 80% kegiatan preemtif dan preventif serta 20% gakkum, diubah menjadi 100% tindakan simpatik,” tandasnya.

Sebagai Informasi, data jumlah pelanggaran lalu lintas pada semester I Tahun 2021 sebanyak 90.035 pelanggaran, dibandingkan dengan Tahun 2020 sebanyak 733.799 pelanggaran dengan trend turun 88 %,

Sedangkan jumlah tilang tahun 2021 sebanyak 73.958 dibandingkan tahun 2020 sebanyak 471.523 lembar dengan trend turun 84%, serta teguran tahun 2021 sebesar 16.077 dibandingkan dengan tahun 2020 sebanyak 262.276 teguran, trend turun 94 %.

Diharapkan dengan operasi ini masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan. dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam Operasi Patuh Candi sendiri, ada beberapa hal yang ditekankan, antara lain,

1. Melaksanakan kegiatan edukasi protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas berupa baksos, bagi masker, pemasangan stiker ayo pakai masker dan lain-lain

2. Melaksanakan kegiatan baksos dan lain-lain kepada masyarakat giat pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan rasa simpatik kepada Polri

3. Penyuluhan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan

4. Dilarang melaksanakan kegiatan razia, pemeriksaan surat ranmor dan tindakan tidak simpatik yang justru kontradiktif dengan tujuan operasi

5. Mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun masyarakat yang ada dengan mempedomani standar operasional protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran covid-19;

6. Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dari komplain masyarakat bertindak dengan humanis dan selalu saling berkoordinasi satu dengan yang lainnya sehingga apa yang menjadi sasaran dan tujuan operasi dapat tercapai;

7. Selalu berdoa dan mengucapkan syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap melaksanakan tugas sehingga apa yang dikerjakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan. (Nn)

 

Halaman ini telah dilihat: 24 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *