Kota Semarang Butuh Perhatian Terkait Sejumlah Kasus yang Libatkan Yurisdiksi

SEMARANG (iPOLICENews) – Ngobrol Bareng Otoritas Pusat dan Hukum Internasional (NGOPHI) yang mengusung tema ‘Peran Kerja Sama Internasional dalam Penegakan Hukum Lintas Negara dan Diskusi Publik Terkait Layanan Apostille’ digelar di Gumaya Hotel, Senin (27/9/2021).

Dalam kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muzhar.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A. Yuspahruddin menyampaikan terima kasih kepada Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum yang sudah meluangkan waktu hadir dan mengisi acara ini.

Pada kesempatan itu Yuspahruddin mengingatkan agar kita semua konsisten menjaga protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta bersama-sama, bersinergi dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19.

Menurut Yuspahruddin, ini sebuah kehormatan baginya yang dipercaya menjadi tuan rumah untuk sebuah kegiatan yang sangat besar dalam rangka membangun kesadaran hukum masyarakat.

Begitu juga kepada peserta perwakilan dari Kementerian atau lembaga terkait penanganan kerja sama penegakan hukum, serta akademisi dari universitas di seluruh Indonesia, baik yang hadir maupun virtual.

Yuspahruddin menjelaskan, mengacu pada data yang diperoleh dari Direktorat Otoritas Pusat dan Hukum Internasional Kementerian Hukum dan HAM RI, Semarang merupakan salah satu kota yang membutuhkan perhatian, khususnya terkait sejumlah kasus yang melibatkan yurisdiksi lain, dimana diperlukan kerja sama dan koordinasi yang efektif dengan instansi dan lembaga terkait.

“Artinya, pemilihan Kota Semarang sebagai pusat kegiatan ini sangatlah tepat. Ini merupakan sebuah penghargaan dan keuntungan bagi yang hadir disini,” ujarnya.

“Pada diskusi ini materinya bisa kami jadikan pedoman dalam upaya penegakan hukum, terutama yang berkaitan dengan permasalahan tindak pidana terorganisasi lintas batas negara, yang seringkali juga terkait dengan aparat penegak hukum, serta instansi terkait lainnya di berbagai wilayah Republik Indonesia,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan diantaranya Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah yang diwakili Wadireskrimum, AKBP Budi Priyanto. S.I.K., M.Si, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang diwakili Asisten Bidang Tindak Pidana Umum, Ketua Pengadilan Tinggi Semarang, Walikota Semarang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Semarang, para narasumber kegiatan yang berasal dari Bareskrim Polri, Kedutaan Besar AS di Jakarta, serta dekan, dosen dan mahasiswa dari universitas di Kota Semarang. (Nn)

Halaman ini telah dilihat: 11 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *