HDKD Ke-76, 12 Pegawai Lapas Semarang Terima Penghargaan

SEMARANG (iPOLICENews) – Sebanyak 12 pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menerima penghargaan dari Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahruddin.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pegawai Lapas yang berprestasi dalam upaya penggagalan penyelundupan narkoba ke Lapas, serta berkontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Pegawai yang menerima penghargaan dalam upaya penggagalan narkoba antara lain, Suparno, Eko Wasito, Djoko Umbaryanto, Mochamad Roem, Sri Junianto, Galang Permadi, dan Muhammad Nur Ariawan. Sedangkan pegawai yang berkontribusi dalam penanganan Covid-19 adalah dr. Adhi Yustiawan, drg. Prabowo Budi Irianto, dr. Joyce. J. Maya dan dr. Viska Armina Sari.

Kepala Lapas Semarang, Supriyanto menyampaikan, piagam penghargaan diberikan saat peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-76 Tahun 2021 yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah.

“Kami sangat apresiasi pada jajaran Lapas yang berprestasi dalam penggagalan narkoba maupun yang berkontribusi dalam penanganan Covid-19,” tutur Supriyanto, Minggu (31/10/2021).

Dirinya berharap kedepan tetap berkinerja baik dan terus memberikan dedikasi yang terbaik pada instansi.

Sementara Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Yuspahrudin memaknai peringatan HDKD tahun ini dengan bekerja lebih baik, lebih melayani dan bekerja dengan berintegritas.

“Kita ini kan semuanya pelayan publik. Jadi kita ASN di Kementerian Hukum dan HAM itu adalah pelayan publik. Oleh karena itu, kita akan terus memberikan pelayanan terbaik, melakukan inovasi,” tandasnya.

Yuspahruddin menambahkan, ASN Kementerian Hukum dan HAM juga harus mampu beradaptasi saat pandemi Covid-19, dan bangga ikut membangun bangsa sesuai Core Value seorang ASN.

“Karena kita sekarang harus mampu beradaptasi dengan situasi negara kita. Situasi dan kondisi lingkungan kita. Oleh karena itu Core Value nya ASN itu berakhlak. Itu harus dilaksanakan,” tegasnya.

Kakanwil juga berpesan agar selalu meningkatkan kualitas pelayanan publik tanpa ada kolusi, korupsi, dan nepotisme. (Nn)

Halaman ini telah dilihat: 7 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *