Mapancas Jawa Tengah Siap Bertekad Melawan Gerakan Anti Ideologi Pancasila

SEMARANG (iPOLICENews) – Mandataris Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Jawa Tengah, Ahmad Ridwan siap bertekad melawan gerakan anti terhadap ideologi Pancasila.  Hal itu diucapkan setelah dilakukan pelantikan Mapancas Jawa Tengah  periode 2021 – 2024 di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks kantor Gubernur Jateng pada Sabtu (30/10/21) malam.
Ahmad Ridwan mengatakan bahwa dirinya bersama pengurus Mapancas Jateng siap bertekad aliran radikal yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. Untuk itu,  pihaknya siap support dan berkontribusi kepada negara khususnya Provinsi Jawa Tengah dalam pengembangan ilmu berbasis intelktual dengan bersinergi bersama berbagai stakeholder yang ada di Jateng. Menurutnya, cara seperti ini dilakukan yang bertujuan membawa kemajuan bangsa khususnya Provinsi Jawa Tengah.
“Kami siap untuk menangkal berbagai macam aliran-aliran yang ingin memberangus atau mengganti ideologi Pancasila. Hukumnya wajib sebagai pilar bangsa dan organisasi kepemudaan maupun mahasiwa untuk membentengi diri kami dari pihak-pihak hendak mengancam kemurnian Pancasila,”kata Ahmad Ridwan kepada wartawan usai dilantik sebagai Ketua DPD Mapancas Jawa Tengah, Sabtu (30/10/2021) malam. 
Ia mengungkapkan bahwa Mapancas Jawa Tengah bertekad penuh sebagai gardan terdepan persoalan ancaman ideologi Pancasila. Sebab itu,  Ridwan akan bersinergi dengan mahasiswa untuk diberikan wawasan kepancasilaaan terkait visi dan misi organisasinya. 
“Saya melihat banyak aliran yang ingin gantikan aliran ideologi kami Pancasila. Bahkan aliran seperti ini seringkali mempengaruhi kepada unsur kemahasiswaan yang gampang ditumpangi, indikasinya seperti itu. Wajibnya kami harus bentengi mereka semua, “ujarnya. 
Selain itu, penerapan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda di tengah pandemi.  Ridwan menanggapi bahwa masyarakat khususnya generasi muda agar patuh aturan pemerintah yang sudah ditetapkan terkait pemutusan penyebaran virus Covid-19. Ia menilai tidak ada satupun niat pemerintah ingin menyengsarakan rakyatnya dengan membuat peraturan pencegahan Covid-19.
“Patuh kepada instruksi arahan pemerintah.  Itulah nilai-nilai Pancasila yang harus diterapkan saat ini. Saya yakin aturan yang dibuat oleh pemerintah bertujuan untuk mensejahterahkan bhkan menyesengsarakan rakyat, “ungkapnya. 
Ridwan menuturkan generasi muda harus menjadi panutan di semua kalangan dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia.  Misalnya memberikan sosialisasi kepada masyarakat  pentingnya vaksinasi.
“Generasi millenial harus menjadi panutan.  Saya yakin yang tua, Tut Wuri Handayani.  Dan yang anak-anak bakal meniru gerakannya. Soalnya pemerintah sudsh bekerja keras untuk menurunkan kasus Covid-19. Wajib bagi kami untuk mendukung dan berikan sosialisasi kepada masyarakat terkait vaksinasi agar bisa tercapai heard immunity,”imbuhnya. 
Sementara itu, Ketua Umum DPP Mapancas, Pilar Saga Ichsan menambahkan pihaknya merasa bersyukur atas dilantiknya pengurus Mapancas Jawa Tengah berjalan lancar. Kedepannya, kata dia,  seluruh jajaran pengurus bisa menjalankan tugas dengan baik selama tiga tahun ke depan. 
“Dalam pengukuhan ini agar kedepannya bisa memberikan semangat dan mengerjakan tugas untuk tiga tahun ke depan. Bersinergi dengan Pemerintah maupun stakeholder kita yakin Mapancas mampu menumbuhkan jiwa-jiwa Pancasila dalam setiap diri pemuda-pemudi Indonesia,” pungkasnya. (DK)
Halaman ini telah dilihat: 6 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *