Polres Sukoharjo Gelar FGD, Ajak Ormas dan Pemuda Jaga Harkamtibmas di Masa Pandemi

SUKOHARJO (iPOLICENews) – Kepolisian Resor Sukoharjo mengajak Organisasi Masyarakat (ormas) dan pemuda menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di masa pandemi. Kegiatan dilaksanakan di Aula RM Mbak Mulyani, Kel. Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Kamis (11/11/21).

Kasat Binmas Polres Sukoharjo, AKP Wusana, S.H., selaku Ketua Penyelenggara mengatakan FGD diikuti oleh perwakilan ormas-ormas pemuda di wilayah Kabupaten Sukoharjo, seperti organisasi kepemudaan dan perguruan pencak silat.

“Pelaksanaan FGD berlangsung baik dan prokes yang ketat. Narasumber terdiri dari Wakapolres Sukoharjo, Plh. Pasiter Kodim 0726 Sukoharjo, dan Kadispora Kabupaten Sukoharjo,” terang AKP Wusana.

Dalam acara tersebut, Wakapolres Sukoharjo, Kompol Teguh Prasetyo, S.Pd.,M.H. memberikan materi tentang peran ormas/pemuda dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, para pemuda harus mempunyai peran yang cukup strategis untuk bangsa. Sehingga pemuda mempunyai semangat yang cukup tinggi dan diarahkan ke tempat positif di era globalisasi era informasi yang banyak pengaruh yang cukup mengkhawatirkan. Polres Sukoharjo pun turut melibatkan para pemuda untuk menangkal pengaruh radikalisme yang biasanya para pemuda dicuci otaknya untuk melakukan jihad yang salah.

Selain itu, Wakapolres juga menghimbau kepada tokoh pencakc silat, diharapkan bisa mengendalikan anggotanya untuk tidak mudah terprovokasi, dan selaku pengurus bisa mencairkan agar kamtibmas bisa kondusif.

“Yang lebih terpenting lagi agar menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Dalam era sekarang semangat persatuan dan kesatuan harus kita pupuk, ini bisa membantu dari pihak kepolisian dan pemerintah yang lain sehingga keamanan bisa kondusif. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat” ujar Wakapolres Sukoharjo.

Selanjutnya, Plh. Pasiter Kodim 0726/Sukoharjo, Kapten Czi. Hartono memberikan materi tentang wawasan kebangsaan di dalam masa pandemi. Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan, kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara, kepentingan pribadi atau golongan.

Kapten Czi. Hartono menjelaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menganut sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta sistem pertahanan (Sishamkamrata). Pengertian Sishankamrata adalah sistem pertahanan yang menyeluruh untuk melindungi persatuan dan kesatuan NKRI komponen.

Sishankamrata adalah pertahanan militer TNI dan Polri dan non militer rakyat Indonesia TNI berfungsi sebagai alat pertahanan NKRI sedangkan Polri berfungsi untuk mengatur keamanan dan ketertiban masyarakat. TNI dan Polri merupakan komponen utama dari Sishankamrata, sedangkan rakyat Indonesia merupakan komponen pendukung dari Sishankamrata.

“Kami selaku aparat teroterial di daerah tugas kami adalah pembinaan teritorial membina perlawanan wilayah memberikan semangat para tokoh dan pemuda sehingga wilayah disekitar kita menjadi situasi kondusif. Situasi saat ini, masa perang teknologi, apabila tidak terkontrol dan tidak bisa mengambil hikmahnya akan lewat, ketika mendapat berita yang belum tahu kebenarannya kemudian kita share itu bisa membahayakan kita semua. Mari kita awasi bersama para generasi muda serta anak dan adik adik kita, sehingga dalam penggunaan teknologi saat ini dapat terarah.” ujar Kapten Czi. Hartono.

Sementara, Kadispora Kabupaten Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho, S.Sos., M.H memberikan materi peran pemuda Kabupaten Sukoharjo dalam pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi tentang kepemudaan di UU nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan.

“Para pemuda mempunyai semangat keperjuangan, yang mempunyai sifat kritis, idialis dan banyak lagi. Tentunya pelayanan pemuda di harapkan menumbuhkan dinamika dan prestasi di Kab. Sukoharjo. Juga meningkatkan peran aktif membangun dirinya sendiri, peran pemuda untuk berperan aktif untuk ibu Pertiwi, peran pemuda sebagai moral dan kontrol sosial. Dan sebagai agen perubahan, tentunya perubahan yang dimaknai yang positif,” ujar Kadispora Kabupaten Sukoharjo. (JS)

Halaman ini telah dilihat: 15 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *