Ombudsman Jateng Apresiasi LPP Semarang Wujudkan Lapas Bersinar

SEMARANG (iPOLICENews) – Asisten Bidang Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Kun Retno Handayani menghadiri Launching Lapas Bersinar di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang.

Kepala Lapas Kelas IIA Semarang, Kristiana Hambawani mengatakan, kapasitas Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang adalah 174 orang, dengan jumlah penghuni per tanggal 22 November 2021 adalah 284 orang, dimana WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) kasus narkotika sebanyak 177 orang.

“Penghuni Lapas di Indonesia rata-rata didominasi oleh kasus narkotika,” ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang juga mengalami overcrowded.

Sementara Ombudsman Jateng berharap dengan keadaan tersebut pihak Lapas Kelas IIA Semarang bisa mengimplementasikan standar minimum dan memenuhi hak-hak warga binaan sesuai standar minimum yang berlaku.

“Ombudsman sangat mengapresiasi adanya upaya, langkah dan komitmen dari seluruh pegawai dan juga warga binaan Lapas Kelas IIA Semarang dalam mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar) di Lapas Kelas IIA Semarang,” kata Kun.

Apalagi menurutnya Lapas Kelas IIA Semarang ini merupakan yang pertama mengawali Lapas Bersinar di Jawa Tengah.

Dalam rangka mewujudkan Lapas Bersinar, sebagaimana disampaikan dalam laporan Kalapas Kelas IIA Semarang telah dilakukan beberapa upaya pencegahan.

“Dua dari sembilan poin upaya tersebut diantaranya yaitu peningkatan sarpras di Lapas meliputi tersedianya layanan wartel suspas 72 KBU yang sudah disadap, CCTV aktif di titik rawan dan titik layanan, alat pendeteksi HP, metal detector, x-ray dan body scanner selain itu melakukan tes urine rutin kepada petugas dan WBP,” jelasnya.

“Semoga dengan dilaunchingnya Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang dapat dipertahankan dan benar-benar diimplementasikan oleh seluruh pegawai dan WBP Lapas Kelas IIA Semarang, khususnya dalam upaya-upaya pembinaan WBP untuk memutus mata rantai narkotika baik didalam maupun di luar Lapas,” pungkasnya. (Nn)

Halaman ini telah dilihat: 15 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *