Pemkot Semarang Cetak 3 Skor, Dico Tantang Bertanding di Kendal

SEMARANG (iPOLICENews) – Pertandingan persahabatan sepak bola antar Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal di Stadion Citarum, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (01/12/21) petang.

Pertandingan ini berakhir dengan skor 3-2. Meski Pemkab Kendal dalam pertandingan kalah tipis dengan Pemkot Semarang, Kota Santri ini bakal tantang Pemkot Semarang untuk bertanding persahabatan di kandangnya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengaku merasa senang bisa ikut bertanding dengan Pemkot Semarang. Menurutnya, pertandingan ini bisa menjalani silaturahmi antar wilayah perbatasan tersebut.

“Bangga dapat mencairkan suasana antara Pemkot dengan Pemkab Kendal. Harapannya, bisa dijalankan secara rutin dan menjalin kerjasama untuk meningkatkan sinergitas Pemkot dengan Pemkab Kendal,”kata Dico M Ganinduto usai bertanding di Citarum, Rabu (01/11/2021) petang.

Ia menceritakan, pertandingnya itu dirinya berhasil mencetak goal dua kali di gawang Pemkot Semarang. Bahkan, kata dia, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membalas cetak goal dua kali di Kota Santri ini.

“Habis pertandingan saya undang Pemkot Semarang untuk bertanding di Kendal. Tadi pak wali ngegolin dua dan saya juga ngegolin dua, berarti kita imbang. Skornya juga enggak beda jauh 3-2. Nanti kita lihat di Kendal, Pemkab Kendal bisa meraih di kandangnya tidak, “ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan pertandingan tersebut tak hanya sekadar berolahraga saja, melainkan sebagai ajang silaturahmi dengan dibalut bahagia untuk melepaskan penat, sebelum bekerja.

“Buat kita yang penting adalah persahabatan¬† antara dua daerah, Kendal dan Semarang untuk bersama-sama membangun wilayah kita masing-masing,” kata Hendi, sapaan akrabnya.

Saat ditanya Pemkot Semarang ditantang bertanding di Kendal, Hendi merespon dirinya bersama timnya siap berlaga kembali dalam dua pekan kedepan.

“Tadi sudah janjian dua minggu lagi kita main ke Kendal,”ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan, wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kendal dan Kota Semarang ini harus adanya diadakan komunikasi yang baik.  Jika ada persoalan antar daerah, menurut Hendi, bisa dapat diselesaikan. Meskipun demikian, Hendi tak menginginkan adanya masalah antar daerah, tetapi potensi persoalan dapat muncul sewaktu -waktu.

Pantauan di lapangan, selama bertanding terlihat sorak penonton dari masing-masing daerah turut menyemarakkan sore hari itu. Wali Kota Semarang bahkan sempat menjebol gawang lawan untuk Kota Semarang.

“Kalau saya sudah nafas tua, paling main 20 menit. Mas Bupati tadi yang masih kuat kesana kemari,” paparnya. (DK)

Halaman ini telah dilihat: 33 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *