Ditemukan Surat Suara Terselip Logo PKI di Kota Semarang

SEMARANG (iPOLICENews) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang memberikan penjelasan terkait ditemukannya surat suara diselipi logo Partai Komunis Indonesia (PKI) di TPS 003 Pandansari.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom memastikan, logo yang berada di surat suara tersebut bukan berasal dari distribusi logistik Pemilu 2024 KPU Kota Semarang. Menurutnya, kertas tersebut berasal dari oknum.

“Itu oknum pemilih. Bukan dari kami,” kata Henry (15/2).

Dia kembali menegaskan, temuan logo PKI itu bukan dari KPU dan saat ini, pihaknya tetap fokus melaksanakan tahapan Pemilu 2024.

“Hal tersebut bukan wilayah kami. Kami fokus ke tahapan pungut dan hitung,” kata Henry.

Ketua Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) Pandansari, Dedi Taruna membenarkan kejadian tersebut.

“Jadi ini (logo pki) di print dan posisinya di-staples jadi satu sama surat suara capres, kemudian di coblos. Jadi kita anggap tidak sah,” kata Dedi.

Dia menyebut, ada 237 daftar pemilih tetap (DPT) di di TPS 003 Pandansari. Logo tersebut baru diketahui saat penghitungan suara.

“Jadi kita tahu pas lagi menghitung suara capres,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, saat membuka lipatan surat suara capres yang terpampang logo PKI, masyarakat menjadi histeris dan tersulut emosinya.

“Histeris warga. Marah-marah. Karena era sekarang masih ada warga negara punya pikiran terbelakang. Tak cinta NKRI,” pungkasnya.

(tim/tjcom)

Halaman ini telah dilihat: 16 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *