BREBES (iPOLICENews) – Kekesalan sudah memuncak, warga Dukuh Kali Garung, RT 01 RW 02, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, meluapkan kekecewaan terhadap kondisi jalan yang sudah rusak parah sekitar tiga tahun tanpa adanya perbaikan dari pihak terkait. Hingga mereka menanam pohon pisang di jalan. Kamis ( 11/9/2025 )
Penanaman pohon pisang di tengah jalan dilakukan di jalan yang berlubang,warga berinisiatif menambal jalan dengan material seadanya, bahkan dengan biaya hasil utang, demi bisa melancarkan aktivitas warga sehari-hari.
Jalur yang rusak tersebut membentang dari RT 01 hingga RT 06 RW 02 lingkar Waduk Penjalin merupakan jalan kabupaten, hingga RW 03 RT 01 yang merupakan bagian dari jalan provinsi. Akses ini sangat vital karena menghubungkan wilayah Kabupaten Brebes menuju Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas.
Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut itu kerap menimbulkan korban. Anak-anak sekolah maupun warga yang melintas sering terpeleset akibat jalan licin dan berlubang.
Wahidin, warga Dukuh Kali Garung, menuturkan bahwa kerusakan jalan sudah lama terjadi tanpa ada perhatian serius dari pemerintah.
“Kurang lebih sudah tiga tahun jalan ini tidak ada perbaikan sama sekali. Padahal jalur ini ramai dilalui warga setiap hari,” ujarnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Brebes maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera mengambil langkah nyata. Menurut warga, perbaikan jalan sangat penting untuk keselamatan, kelancaran pendidikan, serta mendukung roda perekonomian masyarakat.
Sementara Kepala PU.UPTD Bumiayu
Suheri Hamzah, ST ketika di konfirmasi via WA menyampaikan, dalam ruas jalan Lingkar waduk penjalin, sesuai ruas yg dilaporkan, di beberapa titik sudah ada penanganan, dari Pemeliharaan rutin UPTD Bumiayu ,Aspirasi dewan Zamroni (UPTD). Aspirasi dewan Mafrukhi (Bina Marga).” Karena PR memang masih banyak dan ruas yang panjang, sudah masuk usulan penanganan di 2026.”Ungkapnya.
( Alex/IPN ).



