SMAN 2 Batang Dan Sekolah BRIDGE Australia Bermitra Dalam Metode Pembelajaran

BATANG (iPOLICENews) – SMAN 2 Batang mulai melebarkan sayapnya dalam kiprahnya di dunia pendidikan, yakni dengan terpilih menjadi salah satu dari 500 institusi pendidikan di seluruh Indonesia yang bermitra bersama Sekolah BRIDGE Australia-Indonesia, dalam mengembangkan metode pembelajaran.

Berawal dari sebuah informasi dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris, maka timbullah semangat para pendidik SMAN 2 Batang untuk ikut berpartisipasi dalam program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia-Indonesia.

Program tersebut seluruhnya didanai oleh Australia dan diimplementasikan oleh Asia Education Foundation (AEF), di bawah Asialink, University of Melbourne. Program BRIDGE menghubungkan komunitas sekolah di seluruh Indonesia dan Australia untuk mendukung pembelajaran kolaboratif dan pedagogi melalui kemitraan sekolah internasional.

Sejak 2008 hingga 2021, program ini telah menjalin kemitraan dengan 200 sekolah dan mengembangkan kapasitas lebih dari 840 pendidik. Dalam kesempatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyambut baik kabar gembira ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah menyampaikan, dengan menjadi bagian dari Kemitraan Sekolah BRIDGE ini, berarti membuka peluang bagi sekolah, warga sekolah dan lingkungan pembelajaran di Kabupaten Batang dan Jawa Tengah secara khusus, untuk lebih memahami tentang bagaimana mengelola pendidikan yang berwawasan global.

“Tujuannya agar terwujudnya pendidikan bagi anak-anak kita yang mampu menumbuh-kembangkan wealth-mind set mereka sehingga pada saatnya nanti akan menjadi warga dunia yang baik,” katanya, Jumat (22/7).

Kepala SMA Negeri 2 Batang Sugeng berharap, melalui program kemitraan ini dapat menjalin kolaborasi dan komunikasi dalam berbagai bidang, khususnya pendidikan dan kebudayaan dari kedua belah pihak sehingga mutu pendidikan dapat meningkat.

“Semoga bisa membuka tempurung rekan-rekan pendidik semua agar melesat maju mengimplementasikan merdeka belajar di era global,” harapnya.

Nantinya para pendidik dari Australia pun akan dikolaborasikan dengan pendidik SMAN 2 Batang.

“Rencananya mereka akan dihadirkan langsung di hadapan anak didik kami bulan September mendatang. Para pendidik dari Australia akan dikenalkan tentang pola pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, selama sepekan,” jelasnya.

Dalam penandatanganan kerja sama kedua belah pihak, disebutkan akan ada pendampingan selama tiga tahun ke depan.

Dua pendidik SMAN 2 Batang yang berkesempatan untuk bertandang ke benua Kanguru itu adalah Arie Laksmie Dewie yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris dan Basuki Belanegara, S.S yang mengampu mata pelajaran Bahasa Prancis. (PS)

Halaman ini telah dilihat: 9 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *