Laporan TPHD Tanah Suci: Jamaah Kloter 7 di Madinah Stabil, Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

BREBES (iPOLICENews) – Petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kab. Brebes Kloter 7 melaporkan kondisi umum jamaah haji asal Kab Brebes yang berada di Madinah pada hari ketiga (H3) terpantau stabil. Sebanyak 360 jamaah yang terdiri dari 166 laki-laki dan 194 perempuan dalam kondisi mampu menjalankan ibadah, baik di hotel maupun di Masjid Nabawi.

Menurut Petugas PHD Umum Muhammad Nasikhi bersama PHD Kesehatan Mohammad Fajar Mukharram menyampaikan, bahwa pemantauan kesehatan terus dilakukan secara intensif. Berdasarkan klasifikasi gelang kesehatan, terdapat 109 jamaah dengan gelang merah, 160 gelang kuning, 15 gelang hijau, dan 76 jamaah tanpa gelang.

“Secara umum jamaah dalam kondisi baik dan tetap dapat melaksanakan ibadah. Namun, saat ini ada tiga jamaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Nasikhi dalam laporan tertulis, Senin (27/4/2026).

Dua jamaah dirawat di Saudi German Hospital, dengan satu di antaranya berada di ruang ICU. Sementara satu jamaah lainnya menjalani perawatan di ruang rawat inap King Fahad Hospital. Ketiga pasien tersebut masing-masing atas nama Jauhari, Siti Aminah, dan Suciati.

Kondisi Siti Aminah menjadi perhatian khusus setelah tim medis setempat menyarankan tindakan amputasi pada bagian kaki. Namun, setelah diberikan edukasi, pasien masih menolak tindakan tersebut.

Selain pemantauan kesehatan, TPHD bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter juga aktif melakukan berbagai kegiatan pelayanan. Di antaranya pengontrolan konsumsi jamaah, visitasi kesehatan, serta penanganan jamaah yang tersesat di area Masjid Nabawi maupun hotel.

“Petugas juga melakukan penjemputan jamaah yang sempat terpisah dari rombongan. Semua dapat ditangani dengan baik,” kata Fajar.

Kegiatan city tour yang dilaksanakan jamaah berjalan lancar, meskipun sempat terjadi kepadatan di kawasan kebun kurma akibat banyaknya bus yang datang bersamaan. Hal ini sempat menyulitkan proses pencarian jamaah, namun petugas sigap melakukan pengaturan sehingga tidak ada jamaah yang tertinggal.

Secara umum, situasi dan kondisi di lapangan dilaporkan kondusif. Koordinasi antara TPHD dan PPIH Kloter berjalan baik, terutama dalam komunikasi dan edukasi kepada jamaah.

TPHD mengimbau jamaah, khususnya lansia, agar selalu bersama kelompoknya untuk menghindari tersesat. Bagi jamaah yang kurang fit, disarankan untuk beribadah di hotel demi menjaga kondisi kesehatan.

“Harapan kami seluruh jamaah tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah dengan lancar, terutama saat memasuki tahapan ibadah haji di Makkah,” ujar Nasikhi.

TPHD juga berharap jamaah yang saat ini dirawat di rumah sakit segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Laporan ini ditutup dengan permohonan doa dari masyarakat Indonesia agar seluruh jamaah dan petugas diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji.“Brebes mabur, jamaah mabrur,” tutup laporan tersebut.
( ALEX/IPN ).

Halaman ini telah dilihat: 33 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *