BREBES (iPOLICENews) — Generasi muda didorong untuk menjadi agen perubahan di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang kian berkembang pesat. Hal tersebut mengemuka dalam dialog interaktif “Moci Bareng Karo Uwane” yang disiarkan langsung dari Radio TOP FM Bumiayu, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Generasi Muda dalam Menghadapi Globalisasi dan Modernisasi” ini menghadirkan narasumber Heri Fitriansyah Sekertaris Komisi 1 DPRD Kab. Brebes, Pamor Wicaksono dan Nur Bintang Anggota Komisi 1 DPRD Brebes.
Dalam dialog tersebut, para narasumber sepakat bahwa generasi muda saat ini berada pada posisi strategis. Di satu sisi, globalisasi membuka peluang luas melalui kemajuan teknologi dan akses informasi. Namun di sisi lain, tantangan juga semakin kompleks, terutama terkait pengaruh budaya luar dan derasnya arus informasi digital.
Heri Fitriansyah menegaskan bahwa globalisasi dan modernisasi bukan untuk dihindari. “Justru harus dihadapi dengan kolaborasi dan keseimbangan agar memberikan dampak positif,” ujarnya.
Sementara itu, Pamor Wicaksono mengingatkan pentingnya menjaga identitas dan budaya bangsa. Menurut dia, generasi muda tidak boleh melupakan jati diri di tengah perkembangan zaman. “Kita harus menjadi agen perubahan sekaligus pelestari budaya Indonesia,” katanya.
Nur Bintang menambahkan, peran keluarga juga tidak kalah penting dalam menghadapi era modernisasi. Orang tua, kata dia, perlu melek teknologi agar dapat membimbing generasi muda. “Modernisasi harus dimanfaatkan untuk hal positif, termasuk dalam bersosialisasi di media sosial,” ujarnya.
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, juga ditekankan pentingnya literasi digital dan penguatan karakter sebagai bekal utama generasi muda. Selain itu, dukungan dari pemerintah dan masyarakat dinilai sangat diperlukan agar potensi anak muda dapat berkembang secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa.
( ALEX/IPN ).

Generasi Muda Didorong Jadi Agen Perubahan di Era Globalisasi
Halaman ini telah dilihat: 25 kali






