LAMPUNG (iPOLICENews) — Berakhir sudah perburuan Bahroni–pelaku pencurian motor (curanmor) bersenjata api (senpi) yang menewaskan seorang polisi, Bripka Anumerta Arya Supena (32)–di Lampung. Dalam perburuan polisi, aparat terlibat baku tembak saat berupaya mengamankan tersangka curanmor yang menewaskan Bripka Arya tersebut.
Berawal dari polisi mengendus tempat persembunyian pelaku di Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Saat akan diamankan, terjadi perlawanan dari pelaku hingga terlibat baku tembak dengan aparat.
Dalam perburuan ke tempat persembunyian di Teluk Hantu, Desa Pagar itu, tersangka tewas usai terlibat baku tembak dengan aparat. Polisi berhasil menangkap pelaku penembakan Bripka Anumerta Arya Supena (32). Pelaku tewas usai terlibat baku tembak dengan petugas.
Tersangka Bahroni itu tewas setelah tertembus timah panas polisi dalam baku tembak tersebut. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan jenazah pelaku saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung.
“Benar, sudah terungkap. Penangkapan terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi tadi,” katanya, Jumat (15/5).
Helfi mengatakan dalam penangkapan tersebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya motor hingga senjata api.
“Untuk jenazah telah dievakuasi oleh tim gabungan ke RS Bhayangkara Polda Lampung,” lanjutnya.
Sebelumnya pada Sabtu (9/5) pagi di depan sebuah toko roti di Jalan ZA Pagar Alam Kedaton, Bandarlampung, Arya tewas karena kepalanya ditembak pelaku curanmor. Korban ditembak saat bergelut dengan pelaku yang kepergok sedang mencuri motor.
(Yd-IPN/ CNNI).







