SEMARANG (iPOLICE News) – Pada hari Sabtu 23/05/2026 di gedung Ki Narto Sabdo TBRS di gelar lomba Seni Tari tradisional yang di ikuti tak kurang dari 17 perkumpulan sanggar tari yang ada di kota Semarang .
Penyelenggara festival ini adalah dari Dinas Kebudayaan yang bekerja sama dengan Pemkot kota Semarang.
“Gelaran Seni Tari ini dimaksudkan untuk melestarikan budaya tari di jawa tengah agar tidak punah,” ungkap Bandi salah satu tokoh budayawan kota Semarang ( 23/5 ).
Kesenian tari dari kuda lumping hingga tari kreasi baru mengundang antusias para remaja dari masing masing Sanggar tari yang ada.di Semarang.
” Sengaja di pilih malam minggu agar bisa lebih santai karena besuk pas hari minggu agar tidak mengganggu jadwal sekolah , ” ungkap Man ( 23/5 ) yang merupakan salah satu peserta dari sanggar seni peserta lombam.
” Dalam lomba kesenian ini yang di nilai oleh juri adalah kekompakan dan kreasi dari tarian tersebut ,” ucap Natalia ( 23/5 ) yang merupakan panitia festival.
Hal senada juga di sampaikan oleh Nanang yang menjadi koorlap kegiatan tersebut .
” Kalau memang perlu akan rutin diadakan pada setiap tahunnya, agar seni dan budaya tari ini makin di cintai oleh generasi milenial, ” ungkap Nanang, mengakhiri wawancaranya dengan tim liputan IPN.
(Eko B/ Kus /IPN)







