Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Pelajar di Colomadu, 16 Remaja Diamankan

KARANGANYAR (iPOLICENews) – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan dugaan aksi tawuran antarpelajar yang hendak terjadi di wilayah Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat (29/5/2026) sore.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sebanyak 16 remaja dari dua lokasi berbeda, yakni Lapangan Pulosari dan kawasan SMP Negeri 3 Colomadu. Selain itu, petugas juga menyita satu knuckle besi serta lima unit sepeda motor yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, membenarkan pengamanan yang dilakukan jajarannya. Menurutnya, langkah cepat anggota Polsek Colomadu dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan rencana tawuran antarpelajar.

“Petugas segera menindaklanjuti informasi yang masuk sehingga potensi bentrokan berhasil dicegah sebelum benar-benar terjadi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan mengenai dugaan tawuran diterima polisi sekitar pukul 16.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya para pelajar.

Di Lapangan Pulosari, polisi mengamankan 10 remaja. Sementara itu, enam remaja lainnya diamankan di sekitar area SMP Negeri 3 Colomadu. Seluruhnya kemudian dibawa ke Mapolsek Colomadu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan sementara Unit Reskrim Polsek Colomadu mengungkap bahwa ketegangan antar kelompok pelajar diduga bermula dari insiden pascapertandingan futsal antara SMP Negeri 3 Colomadu dan SMP Negeri 2 Gondangrejo yang berlangsung sekitar sepekan sebelumnya.

Usai pertandingan tersebut, rombongan yang diduga berasal dari SMP Negeri 3 Colomadu melakukan konvoi di depan SMP Negeri 2 Gondangrejo. Aksi itu kemudian direkam dan diunggah ke media sosial TikTok, yang memicu ketegangan di antara kedua kelompok.

Situasi semakin memanas setelah muncul ajakan untuk menggelar laga revans futsal di GOR ANS, Nusukan, Solo, pada Jumat siang. Setelah pertandingan berakhir, sejumlah pelajar dari SMP Negeri 2 Gondangrejo disebut mencari pengendara sepeda motor jenis CRF yang diduga melakukan aksi menggeber kendaraan saat konvoi sebelumnya.

Rombongan kemudian bergerak menuju wilayah SMP Negeri 3 Colomadu. Namun sebelum terjadi bentrokan, aparat kepolisian lebih dahulu melakukan tindakan pengamanan.

Dalam kegiatan tersebut, polisi turut menyita satu knuckle besi berwarna hitam yang terikat pada sabuk bermotif putih serta lima unit sepeda motor yang diduga terkait dengan rencana aksi tawuran. Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap seluruh pihak yang diamankan. (Joko S/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 36 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *