SEMARANG (iPOLICENews) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mengingatkan warga untuk waspada terhadap penyakit Infeksius yang muncul saat musim hujan. Penyakit Infeksius tersebut meliputi Demam Berdarah (DB), infeksi saluran pernapasan, diare hingga demam akut yang biasanya sering muncul pada anak-anak karena daya tahan tubuh yang menurun.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Muhammad Abdul Hakam mengatakan, penyakit yang paling sering muncul di antaranya DB, Diare, Tipes hingga penyakit saluran pernapasan. Dokter memang perlu melakukan pemeriksaan lanjutan setiap menemukan kasus, mengingat jenis penyakit yang muncul bisa dari virus ataupun bakteri.
“Setiap kali ada kasus demam akut, dokter penyakit dalam dan dokter anak harus memeriksa apakah karena virus atau infeksi Covid 19 karena masih pandemi. Ataukan penyakit yang disebabkan bakteri, kita harus benar-benat cermati. Apakah demam akut selama tiga lima hari dan trombosit turun mungkin kecurigaan virus DB,” jelas Hakam, Rabu (28/9).
Hakam mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, istirahat yang cukup dan yang terpenting menjaga kondisi rumah agar tetap bersih, sehingga tidak dijadikan sarang nyamuk. Musim hujan yang mulai melanda Kota Semarang, memang perlu diwaspadai karena akan muncul berbagai penyakitnya jika daya tahan tubuh lemah.
“Maka kami minta kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan harus bersih dirumah atau sekitar rumah. Kemudian kerja bakti seminggu sekali, PSN juga penting dilakukan. Agar tidak berkembang biak nyamuk disana,” jelasnya.
Hakam mengakui, masuknya musim hujan membuat angka DB di Kota Semarang kembali naik pada September, padahal pada Agustus lalu sempat turun di angka 35 kasus, kini angkanya di atas 40 kasus.
Hakam menambahkan, Dinkes juga bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain di antarnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), agar bisa rutin melakukan pembersihan saluran air saat musim hujan. (PS/EKO BHAKTIANTO)







