DEMAK (iPOLICENews) – PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan dan Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan pada warga terdampak banjir di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban bencana.
General Manager PT PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan prioritas perusahaan untuk hadir di tengah kesulitan warga. ( 10/4 )
Menurut Branantyo , PLN tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur kelistrikan pasca banjir di Demak, namun juga memiliki komitmen untuk hadir secara kemanusiaan.
Melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Grobogan dan Yayasan Baitul Maal (YBM), pihaknya berupaya membantu memenuhi kebutuhan pokok warga yang terdampak, sehingga kehadiran PLN bisa memberikan semangat bagi masyarakat untuk segera bangkit dari kedaan yang serba darurat
Sebanyak 160 paket sembako diserahkan oleh Manager PLN UP3 Grobogan Anjar Widyatama bersama pengurus YBM PLN kepada Kepala Desa Trimulyo Supawi yang disaksikan Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Suprapto.
Anjar Widyatama mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pegawai PLN yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.
Kepala Desa Trimulyo Supawi menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yangk diberikan oleh jajaran PLN.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada YBM PLN Unit Grobogan atas bantuan sembako bagi korban banjir di Desa Trimulyo. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami yang sedang menghadapi cobaan akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang. Semoga seluruh pihak yang berkontribusi diberikan kemudahan dan kesehatan,” kara Supawi.
Seperti diketahui, banjir yang terjadi di Kabupaten Demak pada Jumat (3/4)ini disebabkan oleh tanggul Sungai Tuntang jebol, di Desa Trimulyo ada tiga titik lokasi dan Desa Sidoharjo juga ada tiga titik lokasi.
Akibat banjir tersebut 2.116 rumah dan 7.606 jiwa terdampak, sedangkan yang mengungsi ada 2.839 jiwa. Dari sembilan desa dari empat kecamatan, desa yang paling parah terkena dampak banjair adalah Desa Trimulyo.
(Ari / IPN)







