Jaringan Pipa Gas Dalam Masa Uji Coba di Mranggen Meledak

DEMAK (iPOLICENews) – Warga Jalan Hayam Wuruk, RT 4 RW 7, Pondok Majapahit 2, Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen Demak dikejutkan dengan suara ledakan keras dari jaringan pipa gas yang berada dikawasan padat penduduk tersebut. AR ( 58 ) warga yang rumahnya terdampak mengatakan ledakan itu terjadi pada saat orang sudah tidur.

“Tiba-tiba ada suara ledakan keras. Ternyata titik ledakan ada di depan rumah saya,”katanya.

Warga lainnya langsung keluar rumah untuk melihat kejadian yang sebenarnya.

“Saat ledakan terjadi, ada semburan lumpur setinggi 4 sampai 6 meter. Rumah saya terkena semburan lumpur,” katanya.

Ketua RW 7, SL mengatakan bahwa setelah terjadi ledakan pada pipa gas itu, ia langsung membertahukan hal itu kepada pengelola jaringan pipa gas agar secepatnya menangani masalah tersebut.

“Kita berharap, kejadian ledakan tidak terulang kembali,”bujarnya.

Kapolsek Mranggen, AKP Kumaidi, mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, saat ada kejadian, pipa gas masih dalam tahapan uji tekanan pada jaringan pipa gas

“Kita telah melaksanakan pengecekan uji coba pemberian tekanan pada pipa jaringan gas (jargas) sebelum disalurkan ke rumah warga, untuk mendeteksi gelembung pada sambungan, guna menjamin keamanan dan mencegah kebocoran,”katanya.

Peristiwa ledakan terjadi pada Minggu (26/4) sekitar pukul 23.30 di Jalan Hayam Wuruk Raya Simpang 4, tepatnya di Jalan Hayam Wuruk Timur VI dan Jalan Hayam Wuruk Barat V RT 04 RW 07 Blok E dan F dekat masjid Al Muhajirin Perumahan Pondok Majapahit 2 Desa Mranggen.

“Dilokasi itu terjadi ledakan semburan karena adanya sambungan pipa yang terlepas dengan dilakukannya uji coba jargas oleh kontraktor PT Norel dengan cara memasukkan tekanan angin kekuatan 6 bar,”katanya.

Dia menambahkan, pemberian tekanan itu dilakukan agar apabila jaringan gas sudah beroperasi maka tekanan gas yang masuk ke rumah-rumah warga tekanannya lancar dan normal, namun pada saat uji coba tersebut tiba-tiba ada sambungan pipa yang terlepas karena kuatnya angin yang keluar dari pipa.

Akibat kejadian tersebut menyembur lumpur disertai batu setinggi 4-6 meter sehingga mengenai lantai 2 rumah warga dan jalanan sekitar

” PT Norel selaku kontraktor pemasangan jargas memiliki pelanggan dari kecamatan Mranggen dan Karangawen sebanyak 14.829 rumah tangga , karena itu pelaksanaan uji tekanan dengan menggunakan udara dengan tekanan rendah untuk memastikan kekuatannya,” katanya.

” Prosedur ini memastikan bahwa gas yang dialirkan ke rumah tangga bertekanan rendah , sehingga lebih aman,” pungkasnya.

(Tim/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 10 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *