Dua Motor Bertabrakan di Jalur Padat Jepara–Kudus, Dua Orang Luka Ringan

JEPARA (iPOLICENews) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur padat Jalan Raya Jepara–Kudus, tepatnya di depan kawasan Rental Star PS, Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor, yakni Honda Revo bernomor polisi K-6595-HV dan Honda Supra GTR150 bernomor polisi R-6385-TJ. Peristiwa itu dikategorikan sebagai kecelakaan sedang dengan dua korban mengalami luka ringan.

Berdasarkan laporan di lapangan, kecelakaan bermula saat pengendara Honda Supra GTR150 melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju Honda Revo yang tiba-tiba berbelok ke kanan menuju arah barat.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara Supra GTR150 tidak mampu mengendalikan laju sepeda motornya hingga tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Kedua kendaraan bertabrakan di badan jalan.

Dua korban luka ringan diketahui merupakan pengendara dan pembonceng Honda Revo, yakni Herman Suherman (36), warga Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Jepara, serta Muhammad Bisri (36), warga Tasikmalaya.

Sementara itu, pengendara Honda Supra GTR150, Surya Abdi Romadhon (23), warga Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta.

Kasat Lantas Polres Jepara, AKP Royke Noldy Darean, menegaskan bahwa kecelakaan seperti ini kerap dipicu kurangnya kehati-hatian saat berkendara, terutama ketika hendak berbelok.

“Pengendara harus mengontrol dan memastikan kondisi aman sebelum berbelok. Jangan sampai memaksakan manuver jika jarak dengan kendaraan lain sudah terlalu dekat,” tegasnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga konsentrasi saat berkendara.

Ia mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan di jalur ramai dan selalu memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama di jalan raya.

Jalan Raya Jepara–Kudus dikenal sebagai salah satu jalur padat dengan mobilitas tinggi, terutama pada malam hari. Karena itu, seluruh pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Disiplin berlalu lintas bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.

(sus/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 7 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *