SRAGEN (iPOLICENews) – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Sragen-Solo, tepatnya di barat Jembatan Mungkung, Dukuh Mungkung, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda berpelat nomor AD 3806 AXE yang mengangkut dua orang. Kendaraan itu dilaporkan terjun ke area persawahan dengan kedalaman sekitar 2,5 hingga 3 meter setelah pengendara kehilangan kendali.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sragen, Aiptu Nanang Nurcahyo, mewakili Kasatlantas, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat sepeda motor melaju dari arah Sragen menuju Solo. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga mencoba mendahului kendaraan di depannya melalui sisi kiri.
“Di depan sepeda motor mendadak ada truk, sehingga pengendara banting setang ke kiri dan lepas kendali. Motor menabrak patok pembatas jalan kemudian jatuh ke sawah dengan kedalaman sekitar 2,5 hingga 3 meter,” terang Aiptu Nanang di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, dua orang yang merupakan warga Dukuh Paingan, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo menjadi korban. Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Udayanti Proborini, membenarkan adanya korban dalam kecelakaan tersebut.
“Korban pertama atas nama Tn. Loso (55), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka robek di bagian kepala dan lecet di beberapa bagian tubuh. Sedangkan korban kedua, Sdr. Fiki Khoirul Adi Saputra (18), dalam kondisi sadar namun mengalami luka lecet pada tungkai kaki kanan,” ujar dr. Udayanti.
Proses evakuasi korban melibatkan berbagai unsur, mulai dari PSC 119 Sukowati, Puskesmas Sidoharjo, PMI Sragen, Ambulans LazisMu, hingga aparat kepolisian dan warga setempat. Medan yang cukup sulit membuat petugas harus melakukan penilaian kondisi korban di area bawah sebelum proses evakuasi dilakukan.
“Korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan ambulans PMI Sragen menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Sementara korban luka-luka dibawa menggunakan ambulans LazisMu Masaran ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro untuk penanganan medis lebih lanjut,” kata dr. Udayanti menambahkan.
Pihak kepolisian menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara saat mendahului kendaraan lain di jalur padat. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Sragen. Masyarakat pun diimbau untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi lalu lintas demi mencegah kejadian serupa. (Joko S/IPN)







