Bhayangkara Presisi Lolos ke Semifinal AVC Champions League Usai Tekuk Zhaiyk VC 3-1

OLAHRAGA (iPOLICENEWS) – Persaingan tim-tim teratas di Asia mulai digelar hari ini. Salah satu wakil Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi, menjalani laga perdananya melawan Zhaiyk VC Kazakhstan di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Rabu (13/5) sore waktu setempat. Alfin Daniel cs berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, dan 25-21) sekaligus memastikan diri lolos ke babak semifinal AVC Men’s Champion League 2026.

Dalam laga ini, Bhayangkara mampu menunjukkan penampilan yang solid dari semua aspek. Hadirnya Keita, Robertlandy Simon, serta Rok Mozic menjadi senjata bagi Bhayangkara untuk memperlihatkan dominasinya.

Bhayangkara membuka laga dengan keunggulan di awal set pertama. Memanfaatkan kondisi lawan yang kerap melakukan kesalahan sendiri, Bhayangkara terus memperlebar jarak poin dan unggul 6-2. Namun, keunggulan ini sempat direbut oleh Zhaiyk VC sehingga Bhayangkara tertinggal 8-9.

Pada pertengahan set, Bhayangkara mampu mencatatkan poin beruntun ketika Keita, Simon, serta Mozic berada di rotasi depan. Keuntungan rotasi ini membuat Bhayangkara kembali unggul 14-11. Berhasil mempertahankan momentum, Bhayangkara terus unggul menjelang fase akhir set pertama. Rok Mozic menjadi pemain yang bisa membuat Bhayangkara mengunci kemenangan di set pertama dengan skor 25-19.

Pada awal set kedua, Zhaiyk VC unggul terlebih dulu. Zhaiyk mencoba menggeser Amirhossein Esfandiar ke posisi opposite di set ini agar pemain asal Iran itu fokus untuk melakukan serangan. Upaya ini berhasil membuat Zhaiyk terus menjaga keunggulan di set kedua. 

Setelah Bhayangkara terus berusaha mengikis ketertinggalan, tim asuhan Reidel Toiran baru bisa menyamakan kedudukan di angka 23-23 melalui Noumory Keita. Bhayangkara memaksa deuce terjadi di akhir set kedua sebelum akhirnya attack error dari Rok Mozic membuat Zhaiyk VC bisa menang di set kedua. Skor set menjadi berimbang 1-1.

Bhayangkara kembali tancap gas di set ketiga. Reidel Toiran mencoba mengubah rotasi pemain dan berhasil membuat Bhayangkara unggul 4-0 di awal set. Momentum terus berada di tangan Bhayangkara sepanjang set sehingga keunggulan terus bertambah. Di kedudukan 19-12, Zhaiyk yang tertinggal memutuskan mengistirahatkan pemain utama mereka.

Zhaiyk yang tampil dengan pemain pelapisnya seperti mendapat kekuatan baru. Momentum berbalik ke tangan mereka dan berhasil mendekat 23-18. Namun dua poin serangan beruntun berhasil dicetak oleh Keita dan Simon sehingga Bhayangkara bisa mengunci set ketiga dengan kemenangan 25-19.

Persaingan kembali memanas di set keempat. Zhaiyk kembali memasukkan pemain utama mereka dan berhasil unggul 5-2 sekaligus memaksa Bhayangkara mengambil time out cepat. Kembalinya efektifitas serangan Esfandiar mampu membuat Zhaiyk terus unggul hingga pertengahan set.

Bhayangkara yang tertinggal 12-15 mencoba bangkit memasukkan Alfin Daniel untuk menggantikan Nizar di posisi setter. Masuknya Alfin memberikan set serangan baru yang sulit dibaca lawan. Keita menjadi penyerang utama dan sukses membawa Bhayangkara membalikkan keadaan menjadi unggul 19-18.

Kembalinya performa Bhayangkara membuat para pemain Zhaiyk terus tertekan. Sebuah single block solid dari Farhan Halim membuahkan poin kemenangan bagi Bhayangkara sekaligus menghentikan langkah Zhaiyk VC 25-21.

Selanjutnya, Bhayangkara akan menghadapi pemenang laga antara Hyundai Capital Skywalkers dan Al-Rayyan Sports Club Qatar.

(GAF/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 12 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *