DLH Brebes Terapkan Sistem Controlled Landfill di TPA Kalijurang

BREBES (iPOLICENews) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes terus meningkatkan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalijurang, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menerapkan sistem controlled landfill untuk menata tumpukan sampah agar lebih tertib serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Kepala UPT DLH Wilayah Bumiayu Kabupaten Brebes, Abdullah Sudrajat, ST, mengatakan TPA Kalijurang setiap hari menerima sekitar 40 ton sampah yang berasal dari enam kecamatan di wilayah Brebes selatan.

“Setiap hari rata-rata sekitar 40 ton sampah masuk ke TPA Kalijurang dari enam kecamatan di Brebes selatan, sehingga perlu dilakukan penataan secara berkala agar pengelolaannya tetap terkendali,” ujarnya.

Menurut Abdullah, penataan dilakukan dengan perataan tumpukan sampah menggunakan alat berat. Selain itu, DLH juga mulai menerapkan metode controlled landfill, yaitu pengelolaan sampah dengan sistem penimbunan dan penutupan menggunakan deposit tanah secara bertahap.

Metode tersebut dinilai dapat membantu mengurangi bau yang ditimbulkan dari tumpukan sampah sekaligus menjaga area TPA agar lebih tertata.

“Dengan sistem controlled landfill, sampah yang sudah diratakan kemudian ditutup dengan lapisan tanah. Cara ini dilakukan untuk mengurangi bau serta menekan dampak lingkungan,” jelasnya.

Selain penutupan menggunakan tanah, petugas juga melakukan penyemprotan eco enzyme pada beberapa titik di area TPA guna membantu mengurangi bau yang muncul dari tumpukan sampah.

Abdullah menambahkan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi produksi sampah serta melakukan pemilahan dari rumah.

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kami berharap masyarakat juga ikut berperan dengan memilah sampah dari rumah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” katanya.

Ditambahkan Abdullah Sudrajat, untuk kelancaran mobilitas sampah kelokasi TPA Kalijurang di ruas jalan Kabupaten dari pasar Talok hingga lokasi TPA dikerjakan pemeliharaan,jalan yang berlobang dilakukan pengurugan.” Pengurugan kami
pakai RAP ( Reclaimed aspal pavement) kerukan aspal yang mau diganti aspal baru.” Tambahnya.( ALEX/IPN )

Halaman ini telah dilihat: 49 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *