Harga Sembako di Pasar Induk Bumiayu Mulai Naik, Pemkab Brebes Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran

‎BREBES (iPOLICENews) — Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Bumiayu, Kabupaten Brebes, terpantau mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan ketersediaan stok sembako masih aman dan harga tetap dalam batas wajar.

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya bawang merah, cabai rawit, serta daging. Harga bawang merah kini berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp30.000–Rp35.000 per kilogram.

‎Sementara itu, cabai rawit setan mengalami kenaikan cukup signifikan menjadi Rp100.000 hingga Rp110.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp80.000–Rp90.000 per kilogram.

‎Salah satu pedagang cabai rawit di Pasar Induk Bumiayu, Mas Paul, mengatakan kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

‎“Permintaan naik drastis, sementara pasokan kadang tersendat, jadi harga ikut naik,” ujar Mas Paul saat ditemui di lapak dagangannya.

‎Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging. Harga daging ayam kini berkisar Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp35.000–Rp40.000 per kilogram. Daging sapi dijual Rp145.000 hingga Rp150.000 per kilogram, naik dari Rp130.000–Rp140.000 per kilogram.

‎Pedagang daging sapi, Mba ilah, menyebut kenaikan harga masih tergolong wajar menjelang hari besar keagamaan.

‎“Biasanya memang begini kalau mau Lebaran, tapi stok masih ada dan pembeli tetap ramai,” kata mba ilah.

‎Adapun harga daging kambing saat ini berada di kisaran Rp125.000 hingga Rp130.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp110.000–Rp120.000 per kilogram.

‎Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.

‎“Kami pastikan kebutuhan sembako menjelang Lebaran dalam kondisi aman. Kenaikan harga masih dalam batas wajar dan pemerintah terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” ujar Paramitha.

‎Pemerintah Kabupaten Brebes, lanjut dia, juga akan terus berkoordinasi dengan para distributor dan pelaku usaha guna menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi bahan pokok di wilayah Brebes.

‎Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga hingga Hari Raya Idul Fitri.( ALEX/IPN )

Halaman ini telah dilihat: 73 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *