Pecah Telur! Popsivo Polwan dan Samator Dapatkan Kemenangan Perdana di Akhir Putaran I Final Four Proliga 2026

SOLO (iPOLICENews) — Putaran pertama final four Proliga 2026 resmi berakhir Jumat (10/4) malam. Terdapat masing-masing satu tim putri dan putra yang berhasil mengakhiri tren negatif mereka. Tim tersebut adalah Jakarta Popsivo Polwan dan Surabaya Samator.

Keduanya berhasil menutup perjalanan di putaran pertama final four dengan meraih kemenangan perdana. Hasil ini penting bagi mereka untuk tetap berada dalam persaingan menuju babak grand final. 

Performanya Meningkat, Smarzek Bawa Popsivo Tekuk Electric PLN
Jakarta Popsivo Polwan berhasil meraih kemenangan perdana usai menaklukkan Electric PLN dengan skor akhir 3-1 (25-21, 25-22, 17-25, dan 25-19). Sejak pertandingan dimulai, kedua tim terus berbalas poin. Popsivo yang mengandalkan duo pemain asing mereka dalam menyerang, Yonkaira dan Smarzek, baru bisa menjauh di pertengahan hingga akhir set pertama. Ketajaman serangan Smarzek membuahkan poin kemenangan bagi Popsivo dan untuk menutup set pertama dengan skor 25-21.

Tensi pertandingan makin meninggi di set kedua. Reli-reli panjang terjadi hingga pertengahan set kedua. Namun, Electric PLN lama kelamaan kesulitan untuk menghadapi tekanan yang dihadirkan Popsivo lewat serve dan serangan. Popsivo berhasil mempertahankan momentum dan kembali memenangkan set kedua dengan skor 25-22.

Memasuki set ketiga, Electric PLN mulai menunjukkan taringnya. Meski salah satu outside hitter mereka sedang underperform, Devega cs bisa mendulang poin lewat bola-bola cepat dan blok yang rapat. Alhasil Electric PLN bisa memenangkan set ketiga dengan skor 17-25.

Set keempat, momentum kembali berada di tangan Popsivo Polwan. Walaupun tak diperkuat oleh Arsela, sejumlah pemain lain tampil mengesankan sehingga masih terus menghadirkan tekanan bagi Electric PLN. Penampilan apik Smarzek yang terus meningkat di setiap setnya membuat Popsivo unggul dari segi attack. Smarzek juga berhasil menyumbang poin penutup di set keempat yang sekaligus membuat Popsivo mengunci kemenangan pertama mereka dengan skor 25-19.

3 poin penting berhasil diraih Amalia Fajrina cs dan membawa mereka naik ke peringkat ketiga klasemen final four. 

Tanpa Rama Fazza, Samator Terus Tekan Garuda Jaya Lewat Serangan
Duel sengit antara Samator dan Garuda Jaya yang tersaji hari Jumat (10/4) malam berakhir dengan kemenangan 3-1 bagi Samator (25-18, 27-29, 26-24, dan 25-20). Sejatinya, kedua tim memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda. Hal ini nampak dari perolehan poin di awal set yang berlangsung ketat. 

Namun, Garuda Jaya yang kerap melakukan error akhirnya semakin tertinggal di pertengahan set. Penampilan apik setter Samator, Lyvan Taboada, membuat mereka bisa mendulang poin lewat serangan yang variatif. Samator memenangkan set pertama dengan skor 25-18.

Garuda mampu membalikkan keadaan di set kedua. Sempat tertinggal di pertengahan set karena melakukan terlalu banyak error, Dawuda cs berhasil lakukan comeback gila di akhir set. Bahkan, mereka memaksa deuce berulang kali terjadi. Garuda akhirnya berhasil memenangkan set kedua dengan skor 27-29.

Set ketiga masih berlangsung sengit. Kedua tim berada di puncak performa sehingga perolehan poin terus ketat. Serangan Samator jarang langsung berbuah poin, tetapi mereka bisa memanfaatkan block out serta touch out. Deuce kembali terjadi di akhir set dan akhirnya dimenangkan oleh Samator dengan skor 26-24.

Poin satu balas satu kembali terjadi di set keempat. Samator ingin segera menuntaskan pertandingan tetapi Garuda Jaya enggan menyerah dan berusaha untuk terus menyamakan kedudukan. Samator berhasil pegang momentum ketika Jordan dapatkan poin beruntun lewat serve. Skor 25-20 didapatkan oleh Samator dan membuat mereka mengunci kemenangan perdananya di final four.

Samator dalam laga ini masih belum diperkuat oleh opposite andalan mereka, Rama Fazza, yang mendapatkan cedera di laga pertama final four seri Surabaya. Hal ini tak lantas membuat mereka tertinggal dari aspek serangan. Ageng Wardoyo, I Ketut Yudi, serta Jordan Susanto tampil dengan cukup baik sehingga secara statistik serangan Samator unggul.

(GAF/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 34 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *