MALANG (iPOLICENews) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan memasukkan ajang Malang Half Marathon ke dalam kalender daerah periode 2027 karena dinilai mampu berdampak positif bagi pergerakan industri pariwisata, khususnya sektor perhotelan.
“Pelaksanaan tahun ini menjadi yang pertama dan sudah memberikan dampak bagus ke industri pariwisata, salah satunya hotel. Maka dari itu, kami akan memasukkan sebagai event tahunan di Kota Malang,” kata Wahyu seusai pelaksanaan Malang Half Marathon di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (26/04/2026)
Wahyu menyampaikan perlombaan lari tersebut tidak hanya diikuti oleh warga Kota Malang, tetapi juga sejumlah daerah di Indonesia. Para peserta sudah datang dan menginap di hotel yang berada di Kota Malang sejak Kamis (23/4/2026) dan Jumat (24/4/2026). Mereka juga menghabiskan waktu dengan berpelesir ke destinasi wisata di wilayah setempat.
“Tadi saya keliling di setiap titik (rute), warga Kota Malang antusias menyambut pelari,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang Baihaki mengatakan ajang lari tersebut akan menjadi rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Malang ke-113 tahun.
Rencana memasukkan Malang Half Marathon ke dalam kalender event daerah tidak hanya melihat sisi dampak terhadap sektor pariwisata, tetapi juga pada aspek kesiapan dan profesionalitas pihak penyelenggara dalam menggelar agenda itu.
“Penyelenggara memiliki keseriusan meningkatkan level (kompetisi) dan jumlah pesertanya. Ini merupakan strategi lebih memperkenalkan nama Kota Malang,” kata dia.
Sementara itu, Penggagas Malang Half Marathon Gilang Widya Permana menyampaikan penyelenggaraan ajang maraton merupakan hasil kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah daerah yang tujuannya memberikan manfaat bagi seluruh warga Kota Malang.
“Jujur, swasta kalau bergerak sendiri tidak bisa dan Pak Wali Kota menggerakkan kelurahan sampai RT/RW untuk menyukseskan acara. Dampak yang dihadirkan luas, perputaran ekonomi diperkirakan di atas Rp20 miliar,” katanya.
Dia menambahkan mencoba menghadirkan konsep baru pada gelaran tahun depan dan menargetkan jumlah peserta mencapai 12-14 ribu pelari. “Kami mendorong agar tidak hanya half marathon tetapi bisa full marathon,” pungkasnya.[Hanna]



