SEMARANG (iPOLICENews) – Seorang siswa SD berinisial AF meninggal dunia setelah tertimpa sebuah patung di Museum Ranggawarsita, Semarang Barat, sebelumnya korban sempat dirawat di rumah sakit tetapi tidak tertolong.
Kepala Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo Wibowo Kusumo, menerangkan bahwa kejadian bermula saat korban yang merupakan bagian dari rombongan wisata yang menumpangi bus, parkir di Museum Ranggawarsita pada hari Senin (11/5), setelah turun dari bus, AF berjalan menuju ke sebuah patung yang terletak di pojok kawasan museum.
“Anak itu kan bagian dari rombongan wisata. Pada saat perjalanan menuju lokasi parkir kendaraan, anaknya itu melihat ada patung di ujung bagian halaman belakang dari museum,” kata Agung (13/5).
Selanjutnya AF bermain dengan bergelantungan di patung yang terletak di pojok area museum.
“Kemudian bermain di patung. Terus kemudian kayak gandulan di sana di patungnya itu,” terang Agung.
Kejadian selanjutnya AF terjatuh dari patung yang digelantungi nya dan patung itu roboh menimpa tubuh AF.
“Terus terjatuh dari patungnya itu. Kemudian patungnya jatuh menimpa si anak tersebut,” ujar Agung.
Petugas museum yang mengetahui kejadian itu langsung menghampiri AF yang sebelumnya telah ramai dikerumuni orang dann saat itu AF telah berada di pangkuan neneknya.
“Kemudian ditolong teman-teman yang ada di kantor. Pada saat teman-teman datang ada keramaian itu posisi anak itu sudah dipangku neneknya,” kata Agung.
Pada eaat itu, AF masih dalam keadaan sadar, namun dia mengalami luka di bagian pelipis.
“Pada saat jatuh itu posisinya masih sadar. Informasi dari teman-teman yang ada di lokasi itu luka di pelipis,” sebutnya.
Selanjutnya korban dibawa ke RS Columbia Asia untuk menjakani perawatan medis.
“Kemudian diantar ke rumah sakit. Kemudian didaftarkan untuk periksa juga sampai dengan mendapatkan perawatan,” jelas Agung.
Namun, pada Selasa (12/5) pagi, pihak museum mendapat kabar jika AF meninggal dunia di rumah sakit.
“Kemudian besok paginya dapat informasi itu kalau si anak ini meninggal dunia,” sebut Agung.
Korban adaiah siswa SD di Bergas, Kabupaten Semarang dan ternyata rombongan wisata tersebut sebenarnya tidak datang untuk mengunjungi museum, melainkan hanya memarkirkan bus saja.
“SD-nya itu Bergas. Bukan pengunjung museum, cuma parkir masuk ” terang Agung.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, membenarkan adanya insiden tersebut dan setelah tertimpa patung, korban sempat mengeluh sesak napas
“Njih Mas dari polsek mendatangi TKP. Korban masih sempat merangkak keluar dari patung yang terjatuh dan korban mengalami luka lecet di bagian muka. Namun korban mengeluh sesak napas,” jelas Suprapto.
Selanjutnya Suprapto menerangkan bahwa korban mengalami mengalami pendarahan di hati dan dioperasi. Namun, AF dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (12/5) pukul 07.50 WIB.
(Tim/IPN).







