SEMARANG (iPOLICENews) – Wilayah Jawa Tengah mulai masuk kasus Covid-19 varian Omicron. Diketahui, ada sembilan pasien positif varian tersebut. Hal itu berdasarkan keterangan dari Polda Jawa Tengah yang menyatakan sejumlah pasien tersebut hasil dari uji whole genome sequencing (WGS) berasal dari Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan, dan Sukoharjo.
Menanggapi temuan kasus Omicron, Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Abdul Hamid meminta kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan protokol kesehatan (Prokes) dan tetap waspada varian baru yang mulai muncul di Jateng.
Di samping itu, ia menyebut varian baru ini bisa menular semua usia, meski tingkat keparahannya lebih rendah. Maka, pihaknya menekankan pentingnya waspada terhadap Omicron dengan tetap menjaga prokes.
Baca Juga :Â Antisipasi Omicron, Ratusan Personil Polda Jateng Ikuti Swab
“Omicron tidak hanya menyerang lansia ataupun orang dewasa, tapi potensi juga kepada anak-anak usia 6-11 tahun. Sehingga, jangan sampai lengah dengan masa landai covid 19 di Jawa Tengah dengan kewaspadaan dan taat protokol kesehatan,”ujarnya, Selasa (25/1/22).
Di sisi lain, Abdul Hamid meminta pemerintah segera menyelesaikan percepatan vaksinasi. Hal itu salah satu langkah antisipasi memutus mata rantai penyebaran Covid -19.
“Pemerintah harus melakukan percepat vaksinasi, oleh karena itu, untuk saat ini sudah tidak bisa ditawar lagi,”ucapnya. (DK)







