Pemkab Wonosobo Dan UNICEF Kolaborasi Wujudkan SAFE4C

WONOSOBO (iPOLICENEWS) – Dalam rangka memperingati Hari Anak nasional (HAN) Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersinergi dan berkolaborasi dengan UNICEF bersama mewujudkan Safe and Friendly Environment for Children (SAFE4C) seluruh anak Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat ditemui awak media menuturkan, anak merupakan aset emas yang dimiliki bangsa. Pemkab hadir dan berkomitmen menyiapkan generasi muda Wonosobo yang cerdas dan berkarakter, salah satunya melalui daya kreatifitas yang tersaji dalam bentuk Festival Dolanan Anak.

“Anak muda Wonosobo harus menjadi generasi yang hebat, cerdas, dan berkarakter, saya melihat melalui Festival Dolanan Anak ini tampak animo anak-anak begitu luar biasa, menyenangkan dan menggembirakan, serta melatih daya kreatifitas mereka,” kata bupati, Kamis (21/7).

Terkait masih adanya anak Wonosobo yang stunting, dirinya optimis secara bertahap problem ini akan bisa teratasi. Bersama menatap masa depan, generasi Wonosobo yang terus maju dan semakin kompetitif menyejahterakan masyarakat.

Pemkab Wonosobo mengapresiasi kepada UNICEF atas kepercayaan yang sudah lama dibangun, Pemkab Wonosobo secara kontinuitas mereplikasikan program yang sudah dibina oleh UNICEF sehingga programnya dapat dilaksanakan rutin setiap tahun.

Selaras dengan Afif, Kepala Dinas PPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo Dyah Afif Nurhidayat saat melepas Karnaval Anak menyampaikan, semua anak di Wonosobo harus sehat lahir dan batin, ceria, dan tentunya bahagia.

“Kita dorong semua anak di Wonosobo harus sehat lahir dan batin, ceria, dan bahagia,” ujarnya.

Sementara itu, Child Protection Specialist UNICEF Naning Puji Julianingsih mengatakan, melalui penguatan layanan perlindungan anak di kabupaten sampai dengan desa, diharapkan orang tua memiliki kapasitas pengasuhan positif.

Anak-anak yang memiliki keterampilan hidup mampu menjadi pelopor pelapor masa depan gemilang. Pihaknya berkomitmen, Wonosobo menjadi kabupaten yang aman dan ramah anak guna mewujudkan SAFE4C.

“Kami berkomitmen, wujudkan Kabupaten Wonosobo menjadi kabupaten yang aman dan ramah anak,” tambahnya.

Semarak HAN Kabupaten Wonosobo 2022 diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik, diantaranya Karnaval Budaya Anak TK, Penampilan musik Bundengan, Flash Mop Anak-Anak Istimewa berupa senam ritmik yang pernah memperoleh penghargaan medali emas, dan Penampilan Tari Topeng Cuthang Walang kolaborasi berbagai SMP di Wonosobo.

Acara menarik lainnya festival dolanan anak tradisional, seperti gobag sodor, lombat karet, egrang, balapan karung, sudamanda, balon sarung dan sebagainya.

Juga tak kalah ketinggalan acara mendongeng, lomba tari kreasi, lomba mewarnai dan melukis bagi PAUD dan TK. Layanan pembuatan KIA dari Disdukcapil dan konseling anak dari PUSPAGA juga meramaikan perhelatan ini.

Salah seorang orang tua Azizah berharap, acara menarik serupa dapat digelar rutin setiap tahun.

“Acara semacam ini baiknya diselenggarakan rutin tiap tahun, untuk menggali potensi dan meningkatkan daya kreatifitas bagi anak,” ungkapnya. (PS)

Halaman ini telah dilihat: 37 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *