Pelabuhan Ketapang Mulai Ramai Pemudik

BANYUWANGI (iPOLCENews) – Meski Lebaran masih dua pekan lagi, namun warga yang mudik lebih awal sudah mulai terlihat di Pelabuhan Ketapang. Hari ini arus mudik penumpang kapal dari Gilimanuk diprediksi mulai ramai.

Sejak Minggu (9/4) kemarin, jumlah kendaraan yang menyeberang mulai mengalami peningkatan. Ada 4.035 kendaraan yang menyeberang dari arah Bali ke Pulau Jawa. Sedangkan dari arah sebaliknya sebanyak 4.295 kendaraan roda dua hingga truk besar yang menyeberang. Angka ini meningkat dari rata-rata jumlah kendaraan harian yang mencapai 3.000 unit.

General Manager PT ASDP Ketapang-Gilimanuk M. Yasin mengatakan, tahun ini akan ada peningkatan jumlah pemudik yang cukup signifikan. Kendaraan roda dua diprediksi mengalami peningkatan sampai 36 persen. Sedangkan roda empat pribadi naik 25 persen dari tahun sebelumnya.

Bus dan truk diprediksi mengalami kenaikan di atas 15 persen. Kenaikan tersebut terjadi karena tahun ini tak ada lagi pembatasan penumpang atau pemudik seperti tahun 2020, 2021, dan 2022 lalu.

”Kami akan siapkan tenda di lokasi parkir di dalam pelabuhan. Tenda tersebut untuk menahan panas sehingga penumpang bisa sampai ke dalam kapal dengan tenang,” kata Yasin.

Arus mudik akan berangsur-angsur berjalan mulai Rabu (12/4). Sedangkan lonjakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-4, H-3, dan H-2 Hari Raya Idul Fitri. ”Puncaknya pada tanggal 18 sampai 19 April bertepatan awal libur bersama. Arus lalu lintas lebih padat,” kata Yasin.

Sementara itu, untuk menyiapkan arus mudik, ASDP memastikan tujuh dermaga di dua sisi pelabuhan siap untuk dilewati. Selain itu, 49 kapal yang selama ini beroperasi di Ketapang–Gilimanuk sudah melalui tahap uji petik atau ramp check. Kondisi puluhan kapal tersebut dipastikan aman untuk musim mudik Lebaran.

Yasin mengatakan, jika kondisi tujuh dermaga penuh, ada skema penggunaan dermaga MB 4 yang bisa dimanfaatkan untuk melayani penumpang dari Ketapang ke Gilimanuk. ”Ada kemungkinan kapal untuk Ketapang–Lembar, kami gunakan untuk rute Ketapang–Gilimanuk. Kami lihat dulu bagaimana kondisinya,” pungkasnya. (BUASAN/IPN)

Halaman ini telah dilihat: 115 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *