Salahpaham Anggota Kompi B/408 Dengan Relawan Ganjar-Mahfud Telah Berakhir Dengan Damai.

BOYOLALI (iPOLICENews) – Pada hari Jumat tanggal 19 Januari 2024 pukul 10.00 WIB di rumah Slamet Andono, alamat Dukuh Kadipiro Rt 01 Rw03 Desa Genting Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali, telah dilaksanakan silaturahmi antara pihak TNI dengan relawan Ganjar – Mahfud yang merupakan salah satu korban kesalahfahaman yang terjadi di depan Markas Ki B Yonif 408/SBH pada 30 Desember 2023 yang lalu.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Dandim 0724/o Byl Letkol INF Wiweko Wulang Widodo S.pd M Han, Danyon Yonif 408/ SBH oLetkol Inf Slamet Hardiyanto SH Mip, Danramil 06/ Cpg Kapten Inf Guntur Raharjo, Pasik Intel Kodim 0724/ Byl Kapten Arh Eko Yanu Prasetiono S.Sos, Danki Ki B Yonif 408/ SBH Kapten Inf Imanuel Simanjutak, Danunit Intel Dim 0724/ Byl Lettu Inf Wahib dan Pasi 1 Yonif 408/ / SBH Letda Rony

Rombongan Komandan Kodim 0724/Byl tiba Pada pukul 10.11 WIB di ikuti oleh rombongan Danyon Ifn Raider 408/ SBH dan selanjutnya mereka berbincang-bincang sejenak bersama dengan Slamet Andono yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan.

Komandan Kodim 0724/Byl dan Danyon Raider 408/ SBH sempat melakukan wawancara dengan para wartawan yang hadir pada saat itu. Danyon 408 / SBH menyampaikan Permintaan maaf atas segala kesalahpahaman yang terjadi.

” Sudah tidak ada lagi permasalahan diantara kita, silahkan Bapak Slamet andono untuk bermain ke kompi senapan B 408/ SBH sebagai bentuk persabatan dan rasa kekeluargaan”, ucap Danyon 408.

Danyonif juga berkenan akan membantu perbaiki sebagian rumah yang rusak.

” Harapannya dengan adanya perdamaian ini hubungan antara mas slamet dan anggota kompi B terus terjalin dengan baik sehingga tercipta suatu persaudaraan, kejadian kesalahfahan kemarin menjadi pembelajaran dan menghimbau pada anggotanya tidak terjadi lagi agar tercipta pemilu yang damai ,” pungkasnya .

Slamet Andono mengucapkan terimakasih kepada Bapak-bapakTNI yang telah menjenguknya dan dia menyatakan sudah memaafkan kepada anggota TNI yang terlibat kesalahfahaman

“Alhamdulillah kondisi saya saat ini sudah membaik namun belum bisa beraktifitas karena menunggu pemasangan gigi “, kata Slamet Andono.

Dandim Boyolali menyampaikan terimakasih kepada Danyon 408 dan Danki B yang telah melaksanakan silaturohmi ke salah satu korban kesalahfahaman tersebut.

” Kami selalu berkoordinasi denga Bp Kapolres Boyolali dan berkolaborasi untuk menciptakan wilayah Boyolali tetap dalam suasana aman terkendali”, kata Dandim 0724 Boyolali Letkol INF Wiweko. (Hotman/IPN).

 

 

Halaman ini telah dilihat: 96 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *