Musrenbangdes 2025-2026 Desa Kelir Menyusun Rencana Pembangunan Desa yang Responsif dan Berkelanjutan

BANYUWANGI (iPOLICENews) – Pemerintah Desa Kelir Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDES) tahun anggaran 2025 dan 2026. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya yang berperan aktif dalam perencanaan pembangunan desa.

Musrenbangdes ini bertujuan untuk merumuskan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan dalam dua tahun anggaran mendatang. Proses musyawarah ini diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat, memastikan setiap keputusan pembangunan berbasis pada kebutuhan nyata di lapangan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sempat diwawancarai oleh awak media Fajar Aulia (11/11/24) selaku kepala desa Kelir menuturkan terkait “Dalam RKPDES tahun anggaran 2025-2026, beberapa sektor menjadi fokus utama, antara lain pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum, menjadi prioritas utama. Masyarakat Desa Kelir menginginkan peningkatan kualitas jalan desa yang menghubungkan antar dusun untuk mempermudah akses transportasi.

Adapun pemberdayaan ekonomi desa menjadi perhatian besar dalam RKPDES 2025-2026. Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan pengembangan produk unggulan lokal diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru. Sektor pertanian dan peternakan juga akan mendapatkan perhatian lebih, dengan program peningkatan kapasitas petani dan peternak dalam mengelola hasil pertanian dan memasarkan produk mereka.

dan yang terakhir pendidikan dan kesehatan , kami juga menekankan pentingnya pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan. Pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih baik, seperti gedung sekolah yang layak dan akses pendidikan yang lebih mudah, menjadi salah satu usulan utama. Selain itu, peningkatan layanan kesehatan, termasuk pembangunan posyandu dan pelayanan kesehatan keliling, juga menjadi bagian dari rencana pembangunan desa pada tahun 2025.” Jelas Fajar

Musrenbangdes kali ini dilaksanakan dengan prinsip partisipatif dan inklusif, di mana setiap warga desa diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan mereka. Diskusi kelompok dan forum tanya jawab menjadi wadah untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat, sementara perangkat desa dan pihak kecamatan turut memberi masukan terkait kebijakan pembangunan yang lebih luas.

“Proses musyawarah ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan yang diusulkan benar-benar berasal dari kebutuhan masyarakat. Kami berharap dengan adanya Musrenbangdes ini, perencanaan pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan,” Imbuh fajar

Harapan Fajar Aulia selaku kepala desa Kelir berharap “Dalam Musrenbangdes kali ini, banyak warga desa yang mengungkapkan harapannya agar pembangunan yang direncanakan dapat berkelanjutan, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan visi Desa Kelir untuk menjadi desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Dengan semangat gotong royong, Desa Kelir siap menyongsong masa depan yang lebih baik melalui perencanaan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat.” Pungkasnya.

AH/IPN

Halaman ini telah dilihat: 57 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *