TEGAL (iPOLICENews) – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paguyangan bersama stakeholder di wilayah Brebes Selatan Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan penanaman bersama dan pemeliharaan tanaman di lereng Gunung Slamet wilayah Brebes Selatan.
Kegiatan penanaman bersama dan pemeliharaan tanaman tersebut berlangsung di hulu Kalikeruh Petak 15N Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Igirklanceng, BKPH Paguyangan secara administratif masuk Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, pada Minggu (12/04/2026).
Kegiatan yang dimulai dengan apel persiapan penanaman yang dilaksanakan di halaman kantor BKPH Paguyangan dan dilanjutkan perjalanan ke lokasi penanaman ini diikuti sekitar seratusan peserta yang berasal dari Perhutani, Relawan Bumiayu, Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) V Tegal, unsur Forkompincam Sirampog, dan Pramuka Saka Wanabakti serta masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan sebagai upaya pemeliharaan hutan di kawasan hulu kalikeruh lereng Gunung Slamet bagian barat.
Administratur Perhutani / Kepala KPH Pekalongan Barat, melalui Wakil Administratur Yulianto yang hadir langsung sebagai unsur manajemen KPH, di lokasi penanaman menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman ini merupakan giat kolaborasi dan sinergi dengan relawan Bumiayu dan stakeholder adalah giat penanaman bersama dan pemeliharaan tanaman sebagai upaya pemeliharaan hutan dan wujud dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan dan memperbaiki kondisi lahan kritis, khususnya di kawasan Petak 15 RPH Igirklanceng BKPH Paguyangan.
“Perhutani terus berkomitmen dan aktif dalam upaya pemeliharaan dan rehabilitasi hutan, terutama di wilayah lereng Gunung Slamet yang memiliki fungsi ekologis sangat penting sebagai kawasan resapan air dan penyangga kehidupan masyarakat di hilir,” ujarnya.
Ketua Koordinator Relawan Bumiayu Andrianto menegaskan bahwa kegiatan penanaman bersama dan pemeliharaan tanaman ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang telah mengalami kerusakan signifikan dan telah dilakukan penanaman beberapa waktu yang lalu.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hutan agar tetap lestari.
Sementara itu, perwakilan dari CDK V Tegal, Rokib yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi sinergi antara Perhutani, relawan dan stakeholder, serta masyarakat. Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah penting dalam memulihkan lingkungan sekaligus sebagai upaya mitigasi bencana, khususnya tanah longsor yang rawan terjadi di wilayah Sirampog.
“Kegiatan seperti ini adalah langkah nyata untuk menjaga alam Brebes Selatan agar tetap hijau dan aman. Harapannya, giat penanaman dan pemeliharaan tanaman ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dilanjutkan dengan perawatan dan pengawasan bersama,” katanya.
Kegiatan penanaman bersama ini menjadi simbol sinergi Perhutani, relawan Bumiayu dan stakeholder dalam menjaga kelestarian hutan lereng Gunung Slamet serta memperkuat upaya pemulihan ekologi di wilayah Brebes Selatan.
( ALEX/IPN ).







