SURABAYA (iPOLICENews) – Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) menerima penghargaan bergengsi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim dalam acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI di Dyandra Convention Center, Kamis (16/4/2026) malam.
PWI Jatim memberikan penghargaan Tokoh Penguatan Integritas Kelembagaan Legislatif, secara kolektif kepada Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf, serta para Wakil Ketua yakni Deni Wicaksono, Hidayat, Blegur Prijanggono, dan Sri Wahyuni.
Penghargaan ini menjadi simbol kuatnya komitmen lembaga legislatif dalam menjaga sinergitas dan kemitraan strategis bersama insan pers di wilayah tersebut. Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, hadir langsung menerima penghargaan itu.
Deni mengungkapkan bahwa apresiasi ini merupakan cerminan dari hubungan harmonis yang selama ini terbangun antara parlemen dan awak media dalam mengawal kebijakan pembangunan di Jatim,” ungkapnya.
“Bagi lembaga legislatif, pers adalah penyeimbang, bagaimana kemudian menyuarakan kebenaran, dan ini yang menjadi ujung tombak dalam menjaga demokrasi,” lanjutnya.
Deni menekankan bahwa di tengah masifnya peredaran informasi di media sosial yang sering kali tidak terkontrol, peran media mainstream sebagai “jembatan fakta” menjadi semakin krusial. DPRD Jatim berharap pers dapat terus menjalankan fungsinya secara profesional untuk menjaga kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang kredibel,” harapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah jurnalistik agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah gempuran konten hoaks.
“Pers tetap harus menjaga marwahnya, integritas dijaga. Perannya sangat penting sekali untuk menyampaikan kebenaran di tengah liarnya media sosial yang terkadang tidak bisa terkontrol,” tegas legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Selain jajaran pimpinan dewan, PWI Jatim juga memberikan penghargaan kepada tokoh nasional, yakni MH Said Abdullah (Ketua Banggar DPR RI) sebagai Tokoh Nasional Bidang Politik Anggaran dan Kebijakan Publik, serta Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya) sebagai Tokoh Kepemimpinan Inovatif Daerah.
Deni menilai penghargaan bagi rekan sejawatnya tersebut merupakan pengakuan nyata atas dedikasi mereka yang berdampak luas bagi masyarakat. Said Abdullah diapresiasi atas kepiawaiannya menata fiskal negara di tengah tantangan anggaran yang berat, sementara Eri Cahyadi diakui atas berbagai terobosan inovatifnya dalam memimpin Kota Surabaya.
Melalui momentum HPN 2026 ini, DPRD Jatim menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebebasan pers serta memperkuat kerja sama dalam penyebaran informasi kebijakan publik yang transparan dan akuntabel kepada seluruh warga Jatim. [Hanna]



