BREBES (iPOLICeNews) – Bupati Brebes Hj.Paramitha Widya Kusuma Mengapresiasi warga Desa Telaga membangun Masjid Jami Usmawatun Hasanah menelan biaya pembangunan Rp 2,5 miliar dalam kurun waktu 8 tahun, demikian disampaikan dalam meresmikan Masjid tersebut di Desa Telaga Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.Sabtu.( 5/4/2025 )
Peresmian sekaligus Halal bihalal ini juga dihadiri oleh Bupati Brebes Hj.Paramitha Widya Kusuma SE MM bersama rombongan, Forkompincam Bantarkawung, Kang Zein Muttaqien Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Wathon Cianjur Jawa Barat dan Ketua Tanfidiyah NWC Bantarkawung.Kepala Desa Telaga H.Risad dan ratusan warga masyarakat.
Bupati Brebes Hj.Paramitha Widya Kusuma SE MM.menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan Masjid Jami Usmawatun Hasanah Desa Telaga, setelah di resmikan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat Syiar islam dan pusat ibadah serta kegiatan sosial kemasyarakatan dan urusan ummat.
“Semoga masjid ini tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Kami juga mendukung upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Telaga agar dapat berjalan bersama-sama demi kemajuan desa ini,” ujar Bupati Brebes.
Mitha juga berharap, kegiatan peribadatan di masjid ini nantinya dapat semarak, makmur serta mampu menghasilkan insan-insan yang mempunyai keteguhan iman, pemahaman terhadap ilmu agama, serta mempunyai kesalehan sosial untuk saling mengasihi antar sesama manusia.
“Kami mengajak kepada para Kiyai dan ustaz serta seluruh warga masyarakat Desa Telaga ini untuk bersama-sama mendayagunakan kembali peran masjid sebagai pusat dakwah, pusat peradaban dan pusat pembinaan generasi muda Islam,” ajaknya.
Sementara Kepala Desa Telaga H.Rosad mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Brebes beserta rombongan dalam peresmian sekaligus Halal bihalal masjid Jami Usmawatun Hasanah mudah mudahan masjid ini dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Desa Telaga.
” Kami mengucapkan Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak dan seluruh warga masyarakat yang telah mendukung dan memberikan bantuan serta sumbangan dalam rangka pendirian masjid ini, baik berupa pikiran, tenaga, waktu, biaya maupun bantuan berupa apa pun juga,” ucapnya.
Rosad menyampaikan, masjid Uswatun Hasanah mulai di bangun sejak 2017 hingga 2025, menelan biaya pembangunan sejumlah Rp 2,5 Miliar, ia mengharapkan masjid ini sebagai pusat peradaban umat di Desa Telaga, bisa terus diberdayakan melalui berbagai kegiatan keumatan yang dapat menciptakan dan membawa kemaslahatan dan memancarkan Islam sebagai agama yang mengedepankan akhlaqul karimah.
“Dengan dibangunnya masjid ini, kami berpesan agar fungsi utama masjid nantinya tidak hanya sebagai tempat ibadah salat lima waktu semata, namun tentunya juga harus diisi dengan berbagai kegiatan yang bernuansa keagamaan,” tandasnya.
( Alex/IPN ).







