SRAGEN (iPOLICENews) – Seorang pejalan kaki bernama Parmin, 61, warga Dukuh Ploso, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Tanon-Sumberlawang, tepatnya di Dukuh Waringinrejo RT 018, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Senin (8/6/2026) dini hari. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dan melarikan diri usai kejadian.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka serius pada bagian kepala. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono menjelaskan, korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WIB dan laporan resmi diterima Satlantas Polres Sragen pada pukul 07.10 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka cedera kepala berat serta pendarahan pada bagian hidung dan telinga,” ujar AKP Kukuh, Senin.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soeratno Gemolong untuk proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan warga, korban awalnya ditemukan dalam posisi tengkurap di tepi jalan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan awal dan pemeriksaan sejumlah saksi, petugas menduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.
Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen bersama personel Polsek Sumberlawang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa korban ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju searah dari timur menuju barat.
“Diduga ada mobil tak dikenal yang berjalan di belakang korban. Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang memperhatikan kondisi jalan di depannya sehingga tidak menyadari keberadaan pejalan kaki,” terang Kukuh.
Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kejadian tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Sumberlawang untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kecelakaan, di antaranya pecahan spion kiri mobil dengan penutup berwarna krom serta sepasang sandal milik korban.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan barang bukti yang ditemukan dan kondisi korban semakin menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas.
“Temuan barang bukti di lokasi dan kondisi korban mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas. Kami masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan,” ujarnya.
Saat ini, polisi tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sepanjang jalur Tanon-Sumberlawang guna mengidentifikasi kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
“Kami masih menyisir rekaman CCTV di sepanjang jalur Tanon-Sumberlawang untuk mengidentifikasi pelaku penabrakan,” kata Dewiana. (Joko S/IPN)







