JAYAPURA (iPOLICENEWS) – Polisi mengumumkan berhasilnya penyelesaian konflik sosial di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan melalui jalur mediasi. Kesepakatan penyelesaian konflik ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian dari pihak pemerintah, aparat keamanan, para tokoh, dan perwakilan masing-masing pihak yang terlibat.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menyatakan bahwa mediasi ini berhasil berkat dukungan dan kerja sama dari semua pihak terlibat. Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak dan semua elemen masyarakat sepakat bahwa penyelesaian konflik harus dilakukan dengan cara damai.
“Kami meminta kepada seluruh warga yang ada di Kabupaten Nduga untuk mendukung Pemerintah serta aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif agar roda perekonomian dan pembangunan di segala bidang dapat berjalan dengan baik dalam rangka mensejahterakan warga,” ungkap Kabid Humas dalam keterangan tertulis pada Kamis (20/7/23).
Baca Juga :Â Kapolda Papua Yakin Proses Pembebasan Pilot Susi Air Bisa Berjalan Aman Dan Damai
Sekda Kabupaten Nduga, Namia Gwijangge, juga menegaskan bahwa penyelesaian konflik dengan cara damai sangatlah penting. Masyarakat harus bersatu dan bekerjasama untuk memajukan daerah mereka.
“Para pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik dengan cara damai dan berkomitmen untuk tidak lagi terlibat dalam aksi perang. Perwakilan keluarga korban dan pelaku juga menyerahkan alat-alat seperti panah dan parang sebagai simbol perdamaian,” jelas Sekda.
Sebagai bagian dari penyelesaian, Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga memberikan dana kompensasi sebesar Rp2,5 miliar kepada pihak korban dan pelaku untuk membantu mengatasi dampak dari konflik yang telah terjadi. Selain itu, kepala desa diminta untuk berperan aktif dalam menyelesaikan masalah di wilayah masing-masing. Dengan upaya bersama ini, diharapkan masyarakat di Kota Kenyam dapat hidup dalam suasana damai dan sejahtera. (IPN/RS)



