YOGYAKARTA (iPOLICENews) — Mampu lakukan reverse sweep, Bhayangkara Presisi pertahankan gelar juara Proliga sektor putra. Laga super panas tersaji kala Bhayangkara kembali menghadapi LavAni di partai final untuk keempat kalinya. Kedua tim menurunkan line-up terbaik yang mereka miliki.
Meskipun tertinggal dua set terlebih dahulu, tim asuhan Reidel Toiran ini berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-2 (19-25, 23-25, 25-23, 25-22, 15-9) pada laga yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, hari Minggu (11/05) malam.
LavAni mampu tampil menekan di dua set awal lewat penampilan apik Renan, Sander, serta Boy. Sementara Bhayangkara sedikit kesulitan akibat banyaknya eror yang mereka lakukan.
Di pertengahan set kedua, Bhayangkara melakukan pergantian setter. Nizar Julfikar masuk untuk menggantikan Alfin Daniel. Sejak set ketiga, kombinasi dua pemain asing Bhayangkara, Leo dan Russell, ditambah dengan Farhan Halim, menghadirkan sejumlah serangan yang membuat pertahanan LavAni kesulitan.
Serangan tajam dan sejumlah service aces membuat Bhayangkara mampu unggul dari awal set. Absennya libero utama LavAni, Irpan, berpengaruh pada kemampuan defense yang mereka miliki.
Pada set ini juga, Bhayangkara mampu tampil dengan lebih seimbang dan konsisten. Selain serangan yang tajam, blok yang rapat serta penerimaan bola yang cukup baik mampu dihadirkan oleh Rendy Tamamilang cs.
Bhayangkara bahkan sempat menciptakan jarak empat poin di angka 19-15. Satu service ace dari Nizar menutup jalannya pertandingan set ketiga. Sebuah serangan dari Kyle Russell membuka keunggulan bagi Bhayangkara di set keempat. Tensi pertandingan semakin meninggi dan video challenge kerap diambil oleh masing-masing tim.
Spike keras dari Leo membuat libero LavAni tidak mampu menerima bola dengan baik dan menghasilkan poin penutup di set keempat. Bhayangkara memaksa pertandingan untuk berjalan lebih panjang dan juara Proliga akan ditentukan di set kelima.
Pada set terakhir, Bhayangkara mampu tampil lebih menekan dan berhasil unggul cukup jauh. Keunggulan 4-1 berhasil mereka dapatkan lewat block point beruntun.
Para pemain LavAni banyak melakukan kesalahan di saat-saat kritis yang membuat mereka sulit untuk menyamakan kedudukan. Poin kemenangan berhasil diraih oleh Bhayangkara usai block out dilakukan oleh pemain LavAni.
Akhir musim yang antiklimaks kembali dialami oleh LavAni. Tampil mengesankan di fase reguler dan babak final four, namun mereka kalah di laga puncak. Tim asuhan Nicolas Vives lagi-lagi harus berada di posisi kedua dan bersabar untuk dapat meraih titel juara yang ketiga kalinya.
Surabaya Samator Sabet Peringkat Ketiga
Hasil mengejutkan terjadi pada perebutan tempat ketiga di sektor putra. Surabaya Samator menang mengejutkan atas Palembang Bank Sumselbabel 3-1 (25-23, 25-13, 21-25, 25-23).
Surabaya Samator mampu memenangkan laga penting ini setelah dua kali menelan kekalahan atas Bank Sumselbabel di babak final four. Rama Fazza Fauzan menjadi pendulang poin utama dibalik kesuksesan Surabaya Samator. Total 29 poin berhasil ia cetak pada laga yang berlangsung Minggu (11/05) sore.
Jumlah error Palembang Bank Sumsel babel yang lebih banyak menjadi pembeda dan menyebabkan mereka harus kalah dari Surabaya Samator.
Penghargaan Individu Sektor Putra Proliga 2025

Berikut adalah daftar pemenang penghargaan individu Proliga 2025 di sektor putra (dari kiri ke kanan):
Outside Hitter Terbaik: Marko Sedlaček (PBS)
Outside Hitter Terbaik: Taylor Sander (LavAni)
Middle Blocker Terbaik: Hendra Kurniawan (LavAni)
Middle Blocker Terbaik: Yuda Mardiansyah (JBP)
Opposite Terbaik: Kyle Russell (JBP)
Setter Terbaik: Lyvan Taboada (Samator)
Libero Terbaik: Fahreza Rakha (JBP)
Pelatih Terbaik: Reidel Toiran (JBP)
MVP: Farhan Halim (JBP)
(GAF/IPN)







