Warga Asal Cianjur Ditemukan Meninggal di Pekarangan Milik Warga Cibentang Bantarkawung Brebes

BREBES (iPOLICENews) – Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di area pekarangan warga di Dukuh Panyawulyan RT 1 RW 1 Desa Cibentang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Selasa (6/10/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama M. Riyan Al Mumin (42), warga asal Cianjur yang tinggal di Desa Cibentang bersama istrinya. Peristiwa tersebut di laporkan ke Polsek Bantarkawung Polres Brebes diterima sekitar pukul 07.30 WIB dari Sekdes Cibentang Carsam.

Keterangan yang di himpun menyebutkan peristiwa itu diketahui ketika Nursalim ( 40 ) saat melintas di pekarangan milik Jenal hendak menuju kebun,ia melihat korban dalam posisi tergantung di pohon.atas temuan itu kemudian meminta bantuan Wasito ( 33 ) untuk melaporkan ke perangkat desa agar di terus ke Polsek Bantarkawung.

Sekitar pukul 08.50 WIB, Kanit Reskrim personil Polsek Bantarkawung menerima laporan langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP bersama Nakes Puskesmas Buaran, Kades dan keluarga korban. Lokasi dipasangi garis polisi.

Kasat Reskrim polres Brebes AKP Farid Nur Azizi S.Tr.K,.S.I.K, M.H.,M.I.K. Melalui Kanit Reskrim Polsek Bantarkawung Aipda Eko Aji Heru Utama mengatakan kepada ketika media mengatakan, korban ditemukan tergantung di pohon waru dengan ketinggian sekitar dua meter.”Pada bagian leher ditemukan lilitan tali rafia berwarna putih dengan panjang sekitar satu meter,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan bersama petugas Puskesmas Buaran Kecamatan Bantarkawung, Perangkat Desa dan keluarga korban.

” Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Buaran yang tertuang dalam visum Nomor B/400.7/496/X/2026 yang ditandatangani dr. Nila Munaya, tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia belum lama, diduga karena gantung diri.” Ungkapnya.

Namun, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena keluarga menolak dilakukan autopsi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk pakaian, sandal, tali rafia dan telepon seluler.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polsek Bantarkawung mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor apabila mengetahui warga yang mengalami tekanan atau persoalan.
( ALEX/IPN ).

Halaman ini telah dilihat: 112 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *