BREBES (iPOLICENews) –Dalam tempo satu Minggu terjadi kasus tiga orang meninggal dunia akibat gantung diri dan anak bacok orang tua kandung hingga tewas di wilayah Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.Senin ( 12/10/2026 ).
Keterangan yang di himpun Police News menyebutkan,pada Selasa ( 6/10 ) Warga bernama M. Riyan Al Mumin (42), warga asal Cianjur yang yang tinggal bersama istrinya di Dukuh Panyawulyan, Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, ditemukan meninggal dunia tergantung di pohon Waru, peristiwa tersebut di benarkan oleh Yatno Kapala Desa Cibentang.
Seorang laki-laki berinisial RNH (28), warga RT 04 RW 06 Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung ditemukan meninggal dunia tergantung di pohon Mangga belakang MTsN 4 Brebes masuk Desa Bangbayang Kecamatan. Bantarkawung, Kamis (8/10/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Kasus tersebut di benarkan oleh Dahro S.Pd. Kepala Desa Jipang korban merupakan warganya.
Di Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung Ws ( 55 ) membacok berkali kali terhadap IK ( 83 ) ayah kandung sendiri warga Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes,Sabtu (10/10/2026 ) kejadian pada Sabtu (10/10/2026 ) sekitar pukul 08.30 Wib. dibenarkan oleh H.Ahmad Nirom Kepala Desa Pengarasan
Sementara di Desa/Kecamatan Bantarkawung Informaai yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban
TDL ( 18 ) ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB oleh kakeknya, Oji Pahroji, yang baru pulang setelah mengikuti ronda malam. Saat ditemukan, korban berada di area pintu kamar tidurnya sudah meninggalkan dunia.
Mengetahui kejadian tersebut, Oji kemudian meminta bantuan Ruslani, warga setempat. Informasi itu selanjutnya disampaikan kepada Masturo, Ketua RW setempat, yang melaporkannya ke Polsek Bantarkawung.
Petugas Polsek Bantarkawung bersama anggota Koramil 12/Bantarkawung mendatangi lokasi sekitar pukul 01.45 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal dan penanganan di tempat kejadian perkara.
Kepala Desa Bantarkawung, M.Rivai Syaefudin membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut ditangani oleh pihak kepolisian untuk kepentingan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Ya betul itu kejadian di desa Bantarkawung,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (12/10/2026).
Adanya beberapa kejadian tersebut Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan foto atau video korban serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang..
Kepala Desa Bantarkawung juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan sekitar. Apabila menemukan tanda-tanda tekanan psikologis pada kerabat, segera lakukan komunikasi, pendampingan, dan hubungi layanan kesehatan terdekat atau tenaga profesional. ( ALEX/IPN )







