Dobrak Pasar, KKN Desa Penari The Blair Wich Project-nya Indonesia

SEMARANG (iPOLICENews) – Film KKN Desa Penari kini telah menembus 7 juta penonton dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggeser posisi film sebelumnya, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1.

Film KKN Desa Penari ini menceritakan kejadian mistis yang dialami oleh 6 orang mahasiswa yakni Nur (Tissa Biani), Widya (Adinda Thomas), Ayu (Aghniny Haque), Bima (Achmad Megantara), Anton (Calvin Jeremy) dan Wahyu (Fajar Nugraha) di tengah kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa terpencil di Jawa Timur.

Cerita viral ini bermula dari thread yang di buat SimpelMan dengan akun twiter @SimpelM81378523 pada Juni 2019 dengan sudut pandang Widya dan dilanjutkan pada Juli 2019 dengan sudut pandang Nur. Lalu apa sih yang membuat KKN Desa Penari ini begitu viral ?

KKN Desa Penari merupakan cerita horror kontroversional, dimana cerita yang diklaim sebagai kisah nyata dari 6 mahasiswa ini lokasi KKN, Universitas dan siapa saja yang terlibat, bahkan penulisnya pun secara sengaja disamarkan dengan dalih agar tidak merugikan pihak manapun.

Latar belakang yang begitu familiar dan minat masyarakat Indonesia terhadap cerita horror begitu tinggi, membuat cerita ini seketika viral. Keviralannya pun kemudian diangkat ke akun Youtube Raditya Dika dalam Paranormal Experience dan dikuti dengan terbitnya Novel “KKN di Desa Penari” oleh Penerbit Bukune.

Trigger yang luar biasa ini kemudian menarik Manoj Punjabi CEO MD Pictures untuk mengangkatnya dalam sebuah film layar lebar yang digawangi oleh Awi Suyadi sutradara film Danur.

Lalu apa sih The Blair Wich Project ?
The Blair Wich Project merupakan film fiktif bergendre horor Amerika Setikat pada tahun 1999. Di sutradarai oleh Daniel Myrick dan Eduardo Sanchez, film ini mampu meraih Return on Investmen (ROI) terbesar sepanjang masa, atau film tersukses sepanjang masa mengalahkan film Titanic dan The Avengers, yakni dengan keuntungan sebesar 4083 kali.

Dengan biaya pembuatan film sebesar 60.000 USD, The Blair Wich Project mampu mengantongi hampir 250.000.000 USD.
Pencapaian luar biasa The Blair Wich Project ini dibangun dari segi produksi dan marketing yang keluar dari pakem.

Visi sang sutradara yang ingin menyajikan pengalaman horor yang nyata bagi penontonnya membuat sang sutradara mempersiapkan beberapa sekenario baik segi produksi maupun marketing. The Blair Wich Project menceritakan 3 mahasiswa yang hilang di hutan dekat Burkittsville Maryland ketika sedang mengambil gambar untuk sebuah film documenter, dan setelah satu tahun rekaman terebut ditemukan.

Pembangunan isu tentang penyihir blair, pembuatan poster orang-orang hilang didekat lokasi, dan adanya mokumenter dengan judul The Curse of The Blair Wich Project membuat isu ini semakin hangat.

Pemanfaatan penuh internet dalam pemasaran dengan pembuatan website berisi laporan polisi tentang orang hilang dan adanya newsreel berupa interview warga setempat dan polisi membuat The Blair Wich Project diklaim sebagai kisah nyata dan menjadi sebuah perdebatan dikalangan mahasiswa.

Lalu apa hubungan KKN Desa Penari dan The Blair Wich Project ?

KKN Desa Penari dan The Blair Wich Project mengangkat latar belakang yang sama, yakni kehidupan bangku perkuliahan, dimana keduanya mengangkat tema horor dari pelaksanaan tugas study yang memakan korban jiwa, cerita yang familiar dan begitu dekat inipun sukses mengangkat keduanya.

Media marketing yang digunakan KKN Desa Penaripun hampir mirip, yakni dengan pemanfaatan penuh dari internet baik web, sosmed dan newsreel.

Namun kunci sukses marketing keduannya sebenarnya terletak pada pembangunan ruang kosong di kedua film tersebut, yang menjadikannya teka-teki untuk keduanya.

The Blair Wich Project dengan hilangnya 3 orang mahasiswa atau loss contact dan KKN Desa Penari dengan lokasi KKN, Universitas, siapa saja yang terlibat dan sang penulis sendiri yang secara sengaja disamarkan.

Kontroversi-kontroversi perdebatan yang mengisi ruang kosong fakta atau fiktif inilah yang menjadikan trigger atas meledaknya kedua film tersebut.

Adapun kontroversi yang terjadi di film KKN Desa Penari adalah,
1. Raditya Dika dengan Penerbit Bukune
2. Pencarian letak lokasi Desa Penari
3. Siapa SimpleMan
4. Siapa Nur dan Widya
5. Dimana Universitas dari mahasiswa KKN Desa Penari.

SimpleMen pernah berkata dalam akun YouTube Raditya Dika dalam judul Klarifikasi KKN Desa Penari langsung dari sumbernya @SimpleM81378523 bahwa: “Ya itu kembali ke setiap orang, tidak ada yang bisa kami lakukan, semua orang bebas berpekulasi”. Ruang kosong untuk yang memicu spekulasi inilah yang merupakan daya tarik keduanya.

Perdebatan dalam mengisinya membuat masyarakat semakin tahu dan paham, secara tidak sadar tertanam di kepala bahwa KKN Desa Penari begitu dekat dan menjadi bagian dari masyarakat.

Oleh: Amalia Eka Putri (Manajemen) Universitas Wahid Hasyim Semarang.

Halaman ini telah dilihat: 168 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *