SEMARANG (iPOLICENews) – Munculnya virus Covid-19 mengakibatkan gangguan dalam berbagai bidang, salah satunya pada sektor ekonomi.
Beberapa perusahaan di Indonesia dengan terpaksa merumahkan karyawan dengan alasan adanya penurunan permintaan pasar, khususnya pada perusahaan garmen.
Sudah 2 tahun pandemi Covid-19 melanda indonesia. Hal tersebut menjadikan masyarakat resah tak hanya mengenai kesehatan, namun juga perekonomian yang mulai merosot. Meskipun saat ini Covid-19 sudah mereda, namun perekonomian masih menjadi permasalahan bagi masyarakat dari dampak PHK.
Permasalahan tersebut memacu seorang mahasiswi untuk membantu masyarakat menciptakan UMKM, guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat mempertahankan perekonomian dalam rumah tangga.
Seperti yang dilakukan Difta, seorang mahasiswi dari Semarang. Ia mengajak masyarakat agar menciptakan UMKM supaya bisa membantu perekonomian kehidupan rumah tangga.
Ia memiliki bisnis, yakni ‘Difta Hijab’ yang diciptakan agar menjadikan contoh dan motivasi bagi masyarakat sekitar. Difta juga membuka lapangan kerja untuk membantu memproduksi hijab yang dipasarkan.
Difta mengungkapkan alasan dari perintisan usahanya dilatar belakangi oleh trend hijab yang semakin melejit dan naik daun, semakin banyaknya wanita muslim yang menggunakan hijab, namun tetep terlihat elegan.
Tak hanya itu, ia juga ingin membantu masyarakat agar memiliki penghasilan tambahan dengan cara memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut memasarkan produk ‘Difta Hijab’.
Pada saat ini masyarakat luas lebih menyukai belanja secara online. Tak hanya barang, namun makananpun masyarakat lebih memilih untuk membeli secara online. Banyak masyarakat yang menganggap jika hal tersebut lebih efisien jika dilakukan.
Disisi lain masyarakat juga sedang membatasi mobilitas karena menghindari penyebaran virus Covid-19.
Dari kebiasaan masyarakat saat ini yang lebih menyukai berbelanja online, maka bisa memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperdagangkan produknya secara online, agar lebih efektif dan efisien.
Dirinya berharap masyarakat mengambil kesempatan untuk memasarkan produk secara online, karena diyakini akan memberikan peluang lebih besar untuk mendapatkan pangsa pasar.
Oleh: Alfina Hida S, Universitas wahid Hasyim Semarang (Prodi manajemen).







