Warga Desa Klumpit Gebok Kudus Geger, Ditemukan Seorang Lansia Sudah Meninggal

 

KUDUS (iPOLICENews) – Suasana Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mendadak heboh pada Sabtu (24/10/2026). Warga setempat digegerkan dengan penemuan seorang lanjut usia (lansia) yang selanjutnya diketahui bernama Besar (80) yang meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri. Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari sebelum diketemukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan tersebut bermula saat warga curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Warga yang mencoba mengecek ke dalam rumah kemudian menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

Laporan warga tersebut dengan cepat ditindaklanjuti. Personel dari Polsek Gebog segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk membantu proses evakuasi, petugas dari BPBD Kabupaten Kudus dan relawan juga diterjunkan ke lokasi.

Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati. Mengingat akses gang permukiman yang cukup sempit, petugas harus menggunakan tandu untuk mengeluarkan jenazah dari dalam rumah. Situasi di sekitar lokasi sempat ramai didatangi warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut, namun petugas tetap menjaga agar area tetap steril dengan memasang garis polisi.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab meninggalnya korban.

Kapolsek Gebog membenarkan adanya kejadian penemuan jenazah lansia tersebut. Pihaknya mengatakan saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

“Benar ada laporan penemuan warga meninggal di Desa Klumpit. Saat ini masih dalam penanganan dan kami masih dalami penyebabnya,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan foto-foto korban di media sosial karena dapat melanggar etika dan privasi keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih peduli terhadap tetangga, terutama warga lansia yang tinggal seorang diri. Warga diharapkan saling berkomunikasi dan segera melapor kepada aparat desa atau Bhabinkamtibmas jika menemukan hal yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

( Yanto /IPN)

Halaman ini telah dilihat: 5 kali
Mari berbagi:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *